Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBUNUHAN DEUDEUH: Cara Polisi Ringkus Pelaku di Bogor

Polisi akhirnya menangkap terduga pembunuh Deudeuh Alfisahrin, di Bogor, Rabu (15/4/2015) dini hari tadi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 April 2015  |  10:00 WIB
Ilustrasii pembunuhan - thailandlaw.org
Ilustrasii pembunuhan - thailandlaw.org

Kabar24.com, JAKARTA-- Polisi akhirnya menangkap terduga pembunuh Deudeuh Alfisahrin, di Bogor, Rabu (15/4/2015) dini hari tadi.

 Berbagai usaha dilakukan polisi untuk mengejar pelaku. Mulai dari menggunakan teknologi informasi hingga memeriksa buku tamu milik perempuan yang dikenal dengan nama Tata Chubby itu.

Menurut Kepala Polisi Sektor Tebet, Komisaris I Ketut Sudharma, buku tamu belum dapat menunjukkan siapa terduga pembunuh.

"Penyidik belum sampai mengerucut pada foto diduga pelaku," katanya.

Dikatakan, tujuh saksi yang sudah diperiksa belum diperlihatkan apapun terkait foto atau sketsa dugaan pembunuh. Selain itu, kata dia, buku tamu yang banyak dibicarakan ternyata hanya berupa catatan-catatan milik Deudeuh. Namun, kata dia, tulisan itu masih diselidiki apakah benar milik Deudeuh atau bukan.

Mulut Tersumpal

Deudeuh Alfisahrin, ditemukan tewas di kamar kosnya di daerah Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (11/4/2015) malam,. Jasad ditemukan dalam keadaan mulut tersumpal kaus kaki dan terjerat kabel pengering rambut.

Ahli psikologi forensik dari Universitas Indonesia, Reza Indragiri Amriel, menduga kasus pembunuhan yang menimpa Deudeuh terjadi karena kecelakaan. Menurut dia, ada kemungkinan korban meninggal karena perilaku seksual sadistis dari pelaku sehingga berujung pada kematian.

"Polisi bisa menyelidiki apakah ada bukti persenggamaan pada tubuh korban beberapa saat sebelum ia dihabisi," katanya, Senin (13/4/2015).

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembunuhan

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top