Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan ke Kedubes Korsel di Libya

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan ke Kedubes Korsel di Libya
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 April 2015  |  13:51 WIB
Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) - dw.de
Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) - dw.de

Kabar24.com, JAKARTA - Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) diduga meluncurkan serangan ke Kantor Kedutaan Besar Korea Selatan di Tripoli, Libya. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, seperti dikutip Kantor Berita Yonhap, mengklaim penyerangan dilakukan kelompok radikal Islam yang menembak dari sisi luar kantor kedutaan.

Media lokal Lybia menggambarkan serangan kelompok tersebut seperti aksi gaya penembak jitu atau sniper yang menembak dari dalam mobil kemudian melarikan diri.

Sebuah akun yang mengklaim milik ISIS di Media Sosial Twitter menyatakan telah menembak mati dua penjaga Kantor Kedutaan Besar Korea Selatan di Lybia. Akun ini juga menyatakan, ISIS bertanggung jawab atas seluruh serangan dan informasi dari Tripoli ke Amerika Serikat.

"Prajurit Khalifah telah menetralisir penjagaan keduataan Korea Selatan," tulis peringatan dari Sayap Media ISIS tersebut.

Dalam insiden tersebut, Pemerintah Korea Selatan hanya mengkonfirmasi kematian satu korban yang adalah petugas keamanan lokal yang bertugas di kantor kedutaan. Sedangkan korban kedua, kemungkinan bukanlah staf atau karyawan dari Kedutaan Korea Selatan.

"Tak ada korban dari warga negara Korea Selatan," kata Pemerintah Korea Selatan.

Amerika Serikat sendiri sudah mengevakuasi perwakilannya di Tripoli pada Juli tahun lalu. Evakuasi juga dilakukan bagi seluruh warga Amerika yang berada di Ibu Kota Libya tersebut. Ini kedua kalinya evakuasi dilakukan dalam kurun tiga tahun. Hal yang sama dilakukan Pemerintah Inggris terhadap perwakilannya pada Agustus 2014.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ISIS

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top