Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil PM Malaysia: Kalau Tidak Ada TKI, Pembangunan Kami Tersendat

Pemerintah Malaysia mengapresiasi tenaga kerja Indonesia karena dianggap telah membantu proses pembangunan di Negeri Jiran ini.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 08 April 2015  |  19:28 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Malaysia mengapresiasi tenaga kerja Indonesia karena dianggap telah membantu proses pembangunan di Negeri Jiran ini.

Hal itu disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Dato Hj Muhyidin Mohd Yassin seusai mengunjungi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Kebon Sirih, Rabu (8/4/2015).

“Terimakasih kepada indonesia karena bantu kami. Kalau tidak ada tenaga itu mungkin proses pembangunan Malaysia akan tersendat,” ungkap Yassin.

Dia mengaku pemerintah Malaysia merasa sangat terbantu dengan kehadiran para tenaga kerja dengan jumlah besar yang hadir di negaranya.

Untuk itu, Yassin meminta pemerintah Indonesia menyederhanakan prosedur penyaluran tenaga kerja, serta mengurangi kerumitan yang memperlambat proses rekruitmen.

Dalam konteks masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) ke depan, pemerintah Malaysia telah menyediakan pusat layanan satu pintu atau disebut dengn istilah one stop center guna memberi layanan untuk memenuhi keperluan para tenaga kerja asing.  

Pemerintah Malaysia juga telah memperkuat hubungan dengan kementerian tenaga kerja Indonesia untuk meminta bantuan penyaluran tenaga kerja.

“kami telah melanjutkan jalinan antara kementerian terkait dan sudah ada perbincangan karena kami masih membutuhkan dukungan tenaga kerja Indonesia,” sambungnya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TKI
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top