Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POLISI BUNUH DIRI: Motif Brigadir Arifin Tembak Diri Masih Misteri

Brigadir Arifin (40), seorang anggota kepolisian yang bertugad di Kepolisian Sektor Manggala Kota Makassar ditemukan tewas bunuh diri dengan menembakkan pistol jenis revolver SNW kaliber 38 ke bagian kepalanya.
Editor
Editor - Bisnis.com 06 April 2015  |  07:04 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Brigadir Arifin (40), seorang anggota kepolisian yang bertugad di Kepolisian Sektor Manggala Kota Makassar ditemukan tewas bunuh diri dengan menembakkan pistol jenis revolver SNW kaliber 38 ke bagian kepalanya.

Arifin menembak kepalanya memakai pistol jenis revolver SNW kaliber 38 di Ruang Unit Provost Polsek Manggala, sekitar pukul 07.50 Wita pada Sabtu, 4 April 2015. Selepas apel pagi, korban masuk ke ruang kerjanya.

Tak berselang lama, terdengar suara letusan senjata api. Setelah dicek, korban didapati sudah dalam kondisi kritis.

Arifin sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sekitar pukul 10.09 Wita, korban mengembuskan nafas terakhirnya.

Motif bunuh diri anggota provost Kepolisian Sektor (Polsek) Manggala itu pun masih misteri.  Kepala Polsek Manggala, Akbar Setiawan mengatakan akan menyelidiki penyebab bunuh diri anak buahnya.

"Motif bunuh dirinya nanti diselidiki. Sekarang masih suasana berduka. Jadi, belum bisa gali informasi khususnya dari pihak keluarga," kata Akbar.

Kepolisian sendiri memastikan Arifin tewas bunuh diri. Akbar juga meyakini kematian korban tidak berkaitan dengan masalah pekerjaan.

Kendati tidak percaya Arifin tewas bunuh diri, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Arifin. Hanya pemeriksaan luar alias visum dan rontgen yang ditempuh. Hasilnya, tidak ada proyektil peluru yang bersarang di kepala korban.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi bunuh diri

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top