Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biadab! Ternyata MH17 Malaysia Airlines Ditembak Pakai Rudal

Stasiun TV Belanda menyatakan memiliki bukti baru mengenai pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di Ukrainia bagian timur pada Juli tahun lalu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 Maret 2015  |  10:55 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Stasiun TV Belanda menyatakan memiliki bukti baru mengenai pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di Ukrainia bagian timur pada Juli tahun lalu.

Bukti itu mendukung teori bahwa pesawat MH17 ditembak dengan menggunakan peluru kendali jenis BUK yang dikuasai kelompok separatis pro-Rusia.

Untuk mengoperasikan rudal tersebut, dibutuhkan latihan berbulan-bulan oleh tentara profesional.

Berdasarkan temuan itu sulit untuk dibantah soal keterlibatan Rusia dalam insiden tersebut. Selama ini Moskow berkeras pesawat ditembak jatuh oleh rudal milik tentara Ukrainia.

Stasiun TV RTL menyatakan mereka menggunakan jasa ahli forensik internasional untuk memastikan bahwa serpihan logam yang ditemukan di desa Hrabove dekat reruntuhan pesawat cocok dengan peluru kendali darat ke udara BUK.

Menanggapi pernyataan itu, Dewan Keselamatan Belanda menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung.

Menurutnya penyelidikan berjalan dengan 'kecepatan penuh’ serta berfokus pada banyak sumber atau tidak hanya dari pecahan logam itu saja.

Dalam kesimpulan sementara tahun lalu, dewan tersebut menyebutkan bahwa pesawat MH17 jatuh karena benturan dengan proyektil berkecepatan tinggi, tetapi tidak menyebutkan secara khusus sumber proyektil itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines tragedi mh17

Sumber : bbc.co.uk

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top