Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selingkuh Diperbolehkan, Saham Produsen Kondom Laku Keras

Banyak sentimen yang bisa mendongkrak kinerja saham. Di bursa Korea Selatan, misalnya, saham produsen kondom, Unidus Corp, melejit setelah Mahkamah Konstitusi Korea Selatan membatalkan undang-undang yang menyatakan perselingkuhan sebagai tindakan ilegal dan termasuk tindak pidana.
Editor
Editor - Bisnis.com 05 Maret 2015  |  09:10 WIB
Selingkuh Diperbolehkan, Saham Produsen Kondom Laku Keras
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Banyak sentimen yang bisa mendongkrak kinerja saham. Di bursa Korea Selatan, misalnya, saham produsen kondom, Unidus Corp, melejit setelah Mahkamah Konstitusi Korea Selatan membatalkan undang-undang yang menyatakan perselingkuhan sebagai tindakan ilegal dan termasuk tindak pidana.

Pada 1953, Pemerintah Korea Selatan mengeluarkan Undang-Undang Anti-perzinahan yang bertujuan melindungi Kaum Hawa. Berdasarkan regulasi itu, pelaku perzinaan diancam hukuman bui selama dua tahun.

Menurut laporan media Korea Selatan, lebih dari 50 ribu orang telah dilaporkan melakukan perselingkuhan dan sekitar 35 ribu diantaranya sudah masuk bui.

Undang-Undang Anti-perzinaan ini sudah beberapa kali direvisi. Mahkamah Konstitusi Korea Selatan selalu mematahkan permohonan penganuliran dengan alasan regulasi ini dibuat untuk menjaga keharmonisan keluarga.

Namun desakan yang begitu kuat mendorong Mahkamah Konstitusi menganulir UU Anti-perzinaan ini. "Undang-undang ini tidak konstitusional karena melanggar hak rakyat dan privasi soal kehidupan pribadi," kata Seo Ki-seok, hakim Mahkamah Konstitusi Korea Selatan, seperti dilansir dari cnbc.com.

Saham Unidus, perusahaan yang memproduksi lateks, termasuk kondom, melonjak 15 persen setelah Mahkamah Konstitusi Korea Selatan membacakan putusannya. Adapun saham Hyundai Pharmaceutical Co Ltd, produsen pil keluarga berencana dan obat kuat, naik 9,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

selingkuh kondom

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top