Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revisi RUU KUHP: Pemerintah Diminta Segera Kirim Naskah Akademik

Komisi III DPR meminta pemerintah segera mengirim naskah akademik untuk keperluan revisi UU KUHP.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 25 Februari 2015  |  19:15 WIB
Revisi RUU KUHP: Pemerintah Diminta Segera Kirim Naskah Akademik
Ilustrasi: Ruang Sidang Paripurna DPR - Antara/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA - Komisi III DPR meminta pemerintah segera mengirim naskah akademik untuk keperluan revisi UU KUHP.

Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengatakan saat ini komisi hukum sedang menunggu naskah akademik revisi UU KUHP dari pemerintah, yang akan mulai dibahas pada masa sidang III bulan Maret 2015.

Menurutnya, hingga saat ini DPR belum tahu apakah revisi UU KUHP itu akan dilakukan secara kodifikasi, modifikasi, bertahap atau tidak.

“Karena melalui naskah akademik itulah sebuah revisi bisa mulai dilakukan dengan melakukan pengkajian terlebih dahulu,” kata Aziz seperti dilansir situs dpr.go.id, Rabu (25/2/2015).

Jika sudah dikirim, paparnya, komisi III akan mulai mengkaji dan mempelajari untuk pembahasan lebih lanjut.

“Saat masa reses, kami bisa mengkaji dan mempelajari itu. Agar saat mulai masa sidang bisa langsung dibahas,” tambah Aziz.

Sementara itu, pakar hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Akhiar Salmi mengatakan dalam menyusun UU itu perlu konsistensi termasuk apakah dilakukan secara bertahap, modifikasi, membongkar total, atau kodifikasi.

“KUHP kita ini masih banyak yang copy paste, photo copy-an dari KUHP produk lama, yang sudah waktunya disesuaikan dengan perkembangan sekarang. Misalnya terkait pencucian uang, korupsi, terorisme, dan sebagainya semua menjadi satu,” ujar Akhiar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruu kuhp
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top