Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Revisi RUU KUHP, Komisi III: Pemerintah Segera Kirim Naskah Akademik

Komisi III DPR meminta kepada pemerintah untuk segera mengirim naskah akademik untuk keperluan revisi UU KUHP.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 25 Februari 2015  |  18:12 WIB
Sidang DPR - Antara
Sidang DPR - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Komisi III DPR meminta kepada pemerintah untuk segera mengirim naskah akademik untuk keperluan revisi UU KUHP.

Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengatakan saat ini komisi hukum sedang menunggu naskah akademik revisi UU KUHP dari pemerintah, yang akan mulai dibahas pada masa sidang III bulan Maret 2015.

Menurutnya, hingga saat ini DPR belum tahu apakah revisi UU KUHP itu akan dilakukan secara kodifikasi, modifikasi, bertahap atau tidak. “Karena  melalui naskah akademik itulah sebuah revisi bisa mulai dilakukan dengan melakukan pengkajian terlebih dahulu,” katanya seperti dilansir situs dpr.go.id, Rabu (25/2).

Jika sudah dikirim, paparnya, komisi III akan mulai mengkaji dan mempelajari untuk pembahasan lebih lanjut. “Saat masa reses, kami bisa mengkaji dan mempelajari itu. Agar saat mulai masa sidang bisa langsung dibahas.”

Pakar hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Akhiar Salmi mengatakan dalam menyusun UU itu perlu konsistensi termasuk apakah dilakukan secara bertahap, modifikasi, membongkar total atau kodifikasi.

“KUHP kita ini masih banyak yang copy paste, photo copy-an dari KUHP produk lama, yang sudah waktunya disesuaikan dengan perkembangan sekarang. Misalnya terkait pencucian uang, korupsi, terorisme dan sebagainya semua menjadi satu.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruu kuhp
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top