Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUDI WASESO: Samad, Tiru BG Lakukan Praperadilan

Kepala Badan Reserse Kriminal Komjen Budi Waseso mempersilahkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengajukan praperadilan terkait penetapan tersangkanya, menyusul keberhasilan BG di praperadilan.n
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 17 Februari 2015  |  18:45 WIB
BUDI WASESO: Samad, Tiru BG Lakukan Praperadilan
Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Inspektur Jenderal Budi Waseso (kanan) disambut anggota Komnas HAM Nurcholis saat tiba di kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (30/1). - Antara
Bagikan
Bisnis.com,  Jakarta -- Kepala Badan Reserse Kriminal Komjen Budi Waseso mempersilahkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengajukan praperadilan terkait penetapan tersangkanya, menyusul keberhasilan BG di praperadilan.
 
"Itu bagus, namanya kita hormati hukum. Malah bagus nanti diuji. Kayak Pak BG-lah, beliau tidak berkoar-koar, tidak bicara apa-apa, ya kan beliau melalui jalur hukum," katanya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (17/2/2015).
 
Budi mengatakan pihaknya telah melakulan gelar perkara terhadap kasus laporan Samad ke Bareskrim. "Semua sudah gelar perkara. Tanya penyidik," kata Budi.
 
Kendati demikian, dia mengaku kewenangan penetapan tersangka sepenuhnya berada di tangan penyidik. "Saya tidak boleh intervensi," katanya.
 
Di hari yang sama, Kepala Bagian Penerangan Umum Kombes Pol. Rikwanto mengatakan Polda Sulselbar telah melayangkan surat panggilan kepada AS sebagai tersangka untuk menghadap penyidik pada Jumat mendatang.
 
Atas perkara tersebut, Samad dikenakan Pasal 263, 264, 266 KUHP terkait pemalsudan dokumen dan Pasal 93 UU Nomor 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah dilakukam perubahan pada UU Nomor 24/2013.
 
Sebagaimana diketahui, sebelumnya LSM KPK Watch telah melaporkan Samad ke Bareskrim berdasarkan tulisan di Kompasiana berjudul Rumah Kaca Abraham Samad.
 
Atas laporan tersebut, Samad diduga telah bertemu dengan politisi PDIP.
Sehingga diduga melanggar Pasal 36 dan 65 UU KPK.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad KPK vs Polri Budi Waseso
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top