Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kader PDIP Sebut Syafii Maarif Orang Tidak Jelas. Ini Respons Budiman Sudjatmiko

Tokoh Muda Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Budiman Sudjatmiko mengingatkan kader partainya untuk menghormati buya Syafii Maarif.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 06 Februari 2015  |  13:40 WIB
Buya Syafii Maarif - Antara
Buya Syafii Maarif - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Tokoh Muda Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Budiman Sudjatmiko mengingatkan kader partainya untuk menghormati buya Syafii Maarif.

"Sudah sepatutnya sebagai kader PDI Perjuangan menghormati Buya Syafii Maarif, Buya sangat mendapat [tempat] terhormat di mata kader partai," jelas Anggota DPR Ri 2014-2019 melalui surat elektronik, Jumat (6/2/2015).

Menurutnya PDI Perjuangan memiliki kedekatan dengan mantan ketua pimpinan pusat Muhammadiyah ini.

Syafii Maarif adalah orang yang turut menginisiasi lahirnya Baitul Muslimin Indonesia sebagaiSayap Partai PDI Perjuangan.

Organisasi ini digagas bersama dengan Taufik Kiemas (almarhum).

Apalagi Syafii Maarif merupakan tokoh yang memiliki integritas tinggi dengan pemikiran yang mengedepankan persatuan, nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, pluralisme.

Sebelumnya, Anggota DPR dari PDI Perjuangan Junimart Girsang menyebut pernyataan Syafii terkait "bocoran" keputusan Presiden Joko Widodo untuk tidak melantik BG sebagai Kapolri adalah tidak berdasar.

Junimart beralasan Syafii orang tidak jelas. Politisi PDIP ini juga mengingatkan Syafii, mantan Ketua PP Muhammadiyah, untuk tidak memperkeruh suasana.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip tidak jelas KPK vs Polri Syafii Maarif
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top