Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Ada Insiden di Ruang Penyidik BW, Ini Penjelasan Polri

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Rikwanto mengakui ada sedikit insiden di ruang penyidikan Bareskrim ketika pengacara dari Bambang Widjojanto ingin mendampingi kliennya itu.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 03 Februari 2015  |  14:08 WIB
Wakil Ketua KPK Bambang Wijdojanto melambaikan tangan seusai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (24/1/2015). - Antara/M Agung Rajasa
Wakil Ketua KPK Bambang Wijdojanto melambaikan tangan seusai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (24/1/2015). - Antara/M Agung Rajasa
Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Rikwanto mengakui ada sedikit insiden di ruang penyidikan Bareskrim ketika pengacara dari Bambang Widjojanto ingin mendampingi kliennya itu.
"Di dalam ruangan semua pengacara ingin masuk mendampingi," katanya di depan gedung Bareskrim Mabes Polri, Selasa (3/2/2015).
Rikwanto mengatakan hal itu terjadi mengingat keterbatasan ruang penyidikan sehingga perlu dibatasi. Meskipun begitu pendampingan tetap dibolehkan dengan secara bergantian.
Pada awalnya hanya dua pengacara yang diijinkan masuk tetapi setelah melalui perdebatan akhirnya ditambah. "Sekarang tiga orang yang mendampingi," katanya.
Rikwanto mengatakan ada 20 pengacara yang hendak mendampingi Wakil Ketua KPK tersebut tetapi tidak memungkinkan karena terlalu banyak dan sesak. "Sempat ada debat tetapi kondusif. Ini masalah teknis saja," katanya.
Sementara itu, kuasa hukum BW Nursyahbani Katjasungkana menyebut kedatangan kliennya ke Bareskrim didampingi 20 pengecara dari 60 yang ditunjuk menjadi kuasa hukum Bambang Widjojanto. "Semua alumni LBH [Lembaga Bantuan Hukum]," katanya.
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri bareskrim bambang widjojanto
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top