Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebanyak 1.235 Perawat TKI Sudah Dikirim ke Jepang

Sebanyak 1.235 Perawat TKI Sudah Dikirim ke Jepang
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 26 Januari 2015  |  02:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor perawat ke Jepang mencapai 1.235 orang dalam kurun waktu 2008-2014.

Dari jumlah tersebut, tercatat 481 nurse dan 754 careworker. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding dua negara Asean lain, yakni Filipina yang hanya mampu menempatkan 967 orang (337 nurse dan 630 careworker) dan Vietnam yang sejauh ini hanya menempatkan 138 orang (21 nurse dan 117 careworker).

“Jumlah tersebut adalah TKI yang ditempatkan secara G to G. Program G to G TKI perawat ini kami lakukan sejak 2008 lalu,” kata Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI Hariyadi Agah, Jumat (23/1).

Jumlah TKI perawat yang ditempatkan ke Jepang dipastikan akan terus bertambah. Saat ini, kata Hariyadi, sebanyak 285 calon TKI perawat (68 nurse dan 217 careworker) tengah mengikuti pelatihan. Rencananya calon TKI tersebut akan diberangkatkan pada pertengahan tahun ini. Calon TKI perawat yang lulus akan langsung diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti pelatihan selama enam bulan di negeri Sakura itu.

Adapun bagi yang tidak lulus masih diberikan kesempatan untuk mengikuti tes Japan Language Profiency Test. “Jika lulus JLPT dapat berangkat ke Jepang untuk mengikuti pelatihan enam bulan di Jepang.

Tetapi jika tidak lulus dinyatakan gugur.” Penempatan TKI perawat ke Jepang dilakukan setelah penandatanganan MoU antara BNP2TKI dengan Japan International Corporation of Welfare Services pada 2008 lalu. Program ini dilakukan sebagai tindaklanjut kesepakatan Indonesia-Jepang Economic Partnership (Ijepa) pada 2007 lalu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TKI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top