Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ISIS Akhirnya Bunuh Tawanan Jepang, Shinzo Abe Langsung Siaran di NHK

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan pembunuhan sadis yang baru saja menimpa tawanan Jepang oleh Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS sangat keji dan pelanggaran berat yang sulit dimaafkan.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 25 Januari 2015  |  07:59 WIB
Dua orang tawanan Jepang yang disandera oleh ISIS - abcnews.go.com
Dua orang tawanan Jepang yang disandera oleh ISIS - abcnews.go.com

Bisnis.com, TOKYO – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan pembunuhan sadis yang baru saja menimpa tawanan Jepang oleh Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS sangat keji dan pelanggaran berat yang sulit dimaafkan.

Hal itu diutarakan Abe pada Minggu (25/1/2015) melalui jaringan televise NHK menanggapi beredarnya rekaman eksekusi mati yang menimpa Haruna Yukawa oleh kelompok ISIS yang menyanderanya.

Sebelum dieksekusi, seperti dikutip dari Reuters, pemerintah Jepang berupaya membuka ruang negosiasi agar warganya yang ditawan oleh serdadu ISIS tersebut dibebaskan.

Dalam rangkaian rekaman aksi brutal kelompok ISIS tersebut, sandera kedua Kenji Goto, seorang jurnalis, diperlihatkan masih hidup. Goto mengatakan nyawanya masih bisa terselamatkan bila dia dibarter dengan pembebasan Sajida al-Rishawi, wanita Irak yang tertangkap hendak melakukan pengeboman bunuh diri serta terkait dengan jaringan al-Qaeda.

Dalam siaran di televisi itu, Perdana Menteri Abe juga berpesan bahwa Jepang sama sekali tidak akan pernah menyerah kepada aksis terorisme. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

shinzo abe terorisme ISIS

Sumber : Reuters

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top