Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDUSTRI RITEL: Pemkot Balikpapan Pede Pembukaan Giant Tak Ganggu Usaha Mikro

Pemerintah Kota Balikpapan meyakini pembukaan salah satu perusahaan modern retail, Giant Hypermarket, di kota itu tidak akan mengganggu usaha mikro yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  17:49 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan meyakini pembukaan salah satu perusahaan modern retail, Giant Hypermarket, di kota itu tidak akan mengganggu usaha mikro yang dilakukan oleh masyarakat sekitar. 

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Balikpapan Muhaimin meyakinkan pihaknya telah mengatur perizinan bagi Giant Ekstra Hypermarket di Jalan MT Haryono, Balikpapan, sesuai dengan peraturan wali kota. 

“Jadi dengan dibuka Giant Hypermarket di sana itu sudah memenuhi kajian perwali. Jadi tidak akan menggangu kondisi usaha mikro yang ada di sekitarnya,” tuturnya, Kamis (22/1/2015).

Dia mengatakan Perwali Balikpapan No.34/2013 yang mengatur keberadaan minimarket ataupun supermarket modern berskala nasional dengan jumlah dan jarak tertentu. “Kecuali untuk modern retail yang ada di kompleks pusat perbelanjaan, ya. Itu berbeda peraturannya,” lanjutnya. 

Menurut Muhaimain, lokasi pembukaan Giant Hypermart tersebut telah ditentukan sesuai dengan pembagian jumlah modern retail per wilayah, sehingga keberadaannya tak akan mengganggu seluruh usaha mikro yang ada di sekitarnya. 

Hingga saat ini, Balikpapan memiliki beberapa modern retail diantaranya Hypermart, Ranch Market, dan Foodmart yang berada di Balikpapan Selatan, Giant Express yang berlokasi di Balikpapan Barat, dan Hero di Balikpapan Utara. 

Sementara itu, Marketing Director Giant Yulius Irwanto mengatakan pihaknya memutuskan untuk membuka Giant Extra Hypermart di Balikpapan lantaran respon masyarakat kota minyak yang positif akan keberadaan Giant Express yang telah lebih dulu dibuka. 

“Animonya sangat baik. Makanya kami buka Giant Extra yang jauh lebih besar dan lengkap dari Giant Express,” tuturnya.

Sependapat dengan pernyataan Muhaimin, Yulis berpendapat pihaknya justru membantu perkembangan usaha kecil menengah (UKM) yang ada di Balikpapan dengan memberikan beberapa tenant bagi pengusaha UKM untuk menjual produk-produknya. 

“Kami tidak hanya business oriented, tapi juga mau membantu usaha lokal supaya berkembang bersama kami. Saat ini sudah ada tiga tenant UKM yang ada di Giant Extra Hypermart,” lanjutnya. 

Berdasarkan pantauan Bisnis, ketiga tenant tersebut menjual produk berupa makanan dan oleh-oleh khas Kalimantan Timur, kerajinan tangan, dan pakaian-pakaian khas Kalimantan Timur. Selain itu, terdapat beberapa tenant kecil lain yang diisi oleh pengusaha lokal lain. 

Tak hanya memberdayakan UKM dan memberikan tenant untuk pengusaha lokal, Yulius mengatakan pihaknya juga memasok sayuran dan buah-buahan dari petani lokal. Menurutnya, selain lebih efisien, tindakan tersebut juga akan membantu kelangsungan usaha petani lokal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot balikpapan usaha mikro giant hipermarket
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top