Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Pengakuan Tjahjo Kumolo yang Pernah Bertemu Abraham Samad

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku pernah bertemu dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad, tetapi mengenai penjaringan cawapres Joko Widodo saat Pilpres 2014 Tjahjo tidak banyak tahu.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  18:53 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.  - antara
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. - antara

Bisnis.com, BOGOR - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku pernah bertemu dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad, tetapi mengenai penjaringan cawapres Joko Widodo saat Pilpres 2014 Tjahjo tidak banyak tahu.  

"Saya tidak pernah ketemu empat mata dengan dia. Pasti kalau ketemu beliau di acara-acara resmi, ada staf KPK-nya," ujar Tjahjo seusai rakor dengan Bupati wilayah Sumatra di Istana Bogor, Kamis (22/1/2015).

Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebelumnya mengusulkan KPK membentuk komite etik karena pimpinan lembaga Abraham Samad diduga melakukan pertemuan dengan elite partai politik jelang pilpres 2014. Samad memang masuk daftar cawapres Jokowi.

Waktu itu jabatan Sekjen PDI Perjuangan dipegang oleh Tjahjo Kumolo tetapi dia tidak pernah mendengar kabar tentang penjaringan cawapres Jokowi oleh partai pengusung.

"Enggak dengar saya, sebagai sekjen enggak dengar [Abraham Samad ingin jadi cawapres Jokowi] karena partai enggak pernah membahas soal itu," jelasnya.

Tjahjo menolak berkomentar lebih jauh tentang sikap PDI Perjuangan tentang Abraham Samad yang belakangan menjadi sorotan karena menetapkan calon tunggal Kapolri Komjen (Pol) Budi Gunawan sebagai tersangka kasus gratifikasi dan kepemilikan rekening tidak wajar. "Saya nonaktif di partai, tanya pak Hasto saja."

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad tjahjo kumolo cawapres Jokowi
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top