Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengawal Presiden Baku Tembak Dengan Pemberontak: Gencatan Senjata Disepakati

Pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak di Yaman sepakat melakukan gencatan senjata setelah kemarin terlibat pertempuran sengit di kawasan Istana.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 Januari 2015  |  10:58 WIB
Pengawal Presiden Baku Tembak Dengan Pemberontak: Gencatan Senjata Disepakati
Anggota milisi Houthi saat berpatroli di wilayah Sanaa yang mereka kuasai. - Reuters
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA—Pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak di Yaman sepakat melakukan gencatan senjata setelah kemarin terlibat pertempuran sengit di kawasan Istana.

Perjanjian gencatan senjata antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak yang kemarin terlibat pertempuran sengit di Ibu Kota Yaman, Sanaa, tersebut disampaikan Kementerian Dalam Negeri.

Sebelumnya, Perdana Menteri Yaman Khaled Bahah bersembunyi saat para pemberontak mengarahkan tembakan mereka ke arah Istana.

Selanjutnya, silakan klik Pengawal Presiden Baku Tembak Dengan Penyerang Di Kawasan Istana.

Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 67 lainnya luka-luka, demikian menurut Kementerian Kesehatan Yaman sebagaimana dikutip CNN.com, Selasa (20/1/2015).

Pemerintah Yaman, yang merupakan sekutu AS dalam memerangi kelompok Al Qaeda, menggambarkan pertempuran itu sebagai upaya untuk merebut kekuasaan oleh kelompok Houthis, sementara media barat juga menulisnya dengan nama Houthi.

Houthi adalah kelompok Syiah Islam yang terpinggirkan dalam pemerintahan yang dikuasai kelompok Suni.

Perpecahan antara kedua kelompok sangat mengkhawatirkan negara Barat karena akan dapat menciptakan kekosongan pemerintahan.

Kondisi itu akan dimanfaatkan oleh Al Qaeda untuk memperkuat jaringannya di Semenanjung Arab. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

istana presiden yaman

Sumber : www.CNN.Com

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top