Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontrak Pemondokan Haji Dipertimbangkan Jangka Panjang

Kementerian Agama menegaskan jika sewa pemondokan haji, baik di Makkah maupun di Madinah, bisa dilakukan untuk jangka panjang.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 23 Desember 2014  |  11:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Agama menegaskan jika sewa pemondokan haji, baik di Makkah maupun di Madinah, bisa dilakukan untuk jangka panjang.

Karena itu, menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS), perlu dipertimbangkan untuk melakukan kontrak pemondokan jangka waktu tiga tahun sampai lima tahun ke depan.

Jika tidak dilakukan kontrak, katanya, sewa pemondokan akan mahal. Lebih dari itu, kementerian kerap disibukkan dengan penyediaan pemondokan setiap tahunnya.

“Ini yang kerap membuat ongkos haji mahal dan kita kalah bersaing dengan negara lain, misal Malaysia, Turki, Iran, dan sebagainya,” ujar Menag seperti dikutip laman Kementerian Agama, Senin (22/12).

Menyikapi masalah itu, Kemenag tengah menyiapkan sekaligus meyakinkan kepada DPR sebagai lembaga yang menyetujui anggaran.

“Ini sebagai langkah untuk membenahi pelayanan ibadah haji,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag info haji
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top