MUNAS GOLKAR BALI: Airlangga Mundur, Pencalonan Ical Makin Mulus

Pengunduran diri calon Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, semakin mempermulus jalan Aburizal Bakrie atau ARB sebagai ketua umum Golkar periode 2014-2019.
News Editor | 02 Desember 2014 05:34 WIB
Airlangga Hartarto -

Bisnis.com, DENPASAR - Pengunduran diri calon Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, semakin mempermulus jalan Aburizal Bakrie atau ARB sebagai ketua umum Golkar periode 2014-2019.

"Airlngga mundur karena melihat kenyataan di lapangan. Awalnya akan terjadi pertarungan keras, tapi tidak terjadi dan aman saja. Demokrasi sudah dilakukan, dalam proses boleh berbeda pendapat, kalau sudah diambil keputusan, harus dijalankan.

Sampai sejauh ini akan ada aklamasi dan Munas berjalan baik," kata Ketua Pelaksana Munas IX Golkar, Ahmadi Noor Supit di arena Munas Golkar, Hotel Westin, Nusa Dua Bali, Senin (1/12/2014).

Pengunduran diri Airlangga imbuhnya, karena dinilai tak mampu jalankan strategis dalam berpolitik.

"Seorang calon ketua umum harus memiki dan bisa mengatur strategi. Dalam politik harus bisa merekayasa untuk menang. Kalau tidak bisa merekayasa, itu bodoh," kata Supit. Meski demikian, dia menyarankan kepada ARB untuk mengakomodasi Airlangga dalam kepengurusan partai.

"Saya himbau ketum agar mengakomodir Airlangga karena dia terima kenyataan meskipun mundur, Dia mengakui Munas sah secara konstitusi," kata Ketua Badan Anggaran DPR RI itu. Terkait dengan pelaksanaan Munas ini, dia mengaku sukses.

"Saya lihat sudah ada rambu-rambu dan aturan main dalam pelaksanaan Munas. Mulai dari rapat DPP, Rapimnas hingga Munas dan itu disepakati oleh mayoritas yang ada. Munas ini sudah sesuai dengan role of game," kata Supit.

Sumber : Antara

Tag : munas golkar
Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top