ARUS BALIK LEBARAN: Waspadalah, Jalan Berlubang dan Bergelombang di Lintasan Palembang-Menggala

Pengendara mobil dan motor yang kembali ke Lampung atau kota-kota di Jawa diimbau untuk selalu berhati-hati di sepanjang jalan lintas timur Sumatra, khususnya di penggalan Palembang-Menggala.
News Editor | 02 Agustus 2014 12:55 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, BAKAUHENI - Pengendara mobil dan motor yang kembali ke Lampung atau kota-kota di Jawa diimbau untuk selalu berhati-hati di sepanjang jalan lintas timur Sumatra, khususnya di penggalan Palembang-Menggala.

Seperti dikutip Antara, kondisi jalan Palembang ke Kayu Agung bergelombang, banyak tambalan lubang di sepanjang jalan, dan masih terdapat lubang-lubang yang belum ditangani.

Di jalur ini, kecepatan rata-rata kendaraan 40-60 kilometer per jam, kendaraan sulit mendahului karena lebar jalan hanya cukup dua mobil berlawanan arah. Pada beberapa tempat sudah dilakukan pelebaran tetapi hanya di awal ketika meninggalkan kota Palembang.

Sementara itu, di jalur Kayu Agung-Menggala, permukaan jalan relatif baik, tetapi lebar jalan masih relatif sempit. Kecepatan bisa mencapai 60-80 kilometer perjam, namun diimbau untuk tetap berhati-hati karena banyak motor, baik yang dikendarai penduduk lokal, maupun mereka yang ingin kembali ke Jawa.

Di samping itu, cukup banyak bus dan truk pengangkut kelapa sawit yang tertatih-tatih melintas dengan muatan yang sarat dan menjulang melebihi kapasitas.

Lepas jalur Kayu Agung menuju Menggala, di persimpangaan melalui perkebunan menuju Lampung Timur, kondisi jalan lebih baik. Dua tahun lalu, kondisi jalan lebih baik, mulus, kini terdapat tambalan lubang sehingga permukaan jalan tidak rata di beberapa tempat.

Pengendara diminta menjaga kecepatan dan tetap berhati-hati karena di lintasan ini sudah diijinkan truk dari Kayu Agung menuju Menggala dan sebaliknya untuk melintas di Jalur ini. Terlebih lagi ada pengalihan arus pada siang hingga sore hari (Jumat) sehingga kenderaan dari Kayu Agung menuju Lampung diminta melalui jalur ini.

Pada lintasan menuju Ketapang, Lampung Timur, terdapat beberapa ruas yang rusak parah yang perlu penanganan serius.

Sementara itu, pada Jumat malam, antrian mobil yang akan menyeberang dari Bakauheni ke Merak tidak terlalu panjang, rata-rata menanti 1-2 kali bongkar muat (1,5-1 jam), kenderaan sudah bisa masuk ke ferry.

Diperkirakan akan terjadi lonjakan pemilir (pengendara yang kembali ke hilir/kota) pada Sabtu dan Minggu esok di Jalintim dan lintas tengah Sumatera yang bermuara di Bakauheni. Hal itu disebabkan sudah mulainya hari kerja pada Senin (4/8/2014).

Tag : Arus Balik
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top