Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sriwijaya Air Malang Tambah Penerbangan Lebaran

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air Malang membuka penerbangan tambahan pada angkutan Lebaran tahun ini mengantisipasi meledaknya permintaan tiket pada rute Malang-Jakarta.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 04 Juni 2014  |  17:30 WIB

Bisnis.com, MALANG—Maskapai penerbangan Sriwijaya Air Malang membuka penerbangan tambahan pada angkutan Lebaran tahun ini mengantisipasi meledaknya permintaan tiket pada rute Malang-Jakarta.

District Manager Sriwijaya Air Malang M. Yusri Hansyah mengatakan penambahan penerbangan itu dilakukan karena tingginya animo masyarakat yang menggunakan pesawat saat mudik dan kembali pada libur Lebaran.

“Permintaan tiket pada musim  mudik dan balik Lebaran sudah mencapai 80%,” kata M. Yusri di Malang, Rabu (4/6/2014).

Dia optimistis, pada hari H pemberangkatan seat yang tersedia bakal terisi penuh. Layanan angkutan Lebaran Sriwijaya Air 24 Juli-4 Agustus.

Dengan tingginya permintaan tiket, maka tarifnya otomatis ikut terdongkrak. Rata-rata tiket pada angkiutan Lebaran mencapai Rp900.000-Rp1 juta, sedangkan hari-hari biasa di kisaran Rp800.000.

Menurut dia, jika permintaan tiket masih banyak, bisa saja penerbangan tambahan ditambah. “Melihat situasi sepekan sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT Garuda Indonesia Branch Office Malang Agung Prabowo mengatakan maskapai tersebut tidak membuka penerbangan tambahan pada angkutan  Lebaran tahun ini dengan pertimbangan kapasitas seat pesawat sudah lebih banyak.

Garuda rute Malang-Jakarta-Malang saat ini sudah menggunakan pesawat Boeing 737-800 dengan kapasitas 160 seat.

Kapasitas seat sebanyak itu jauh lebih banyak daripada pesawat Garuda sebelumnya yang menggunakan Boeing 737-500 dan 737-300 untuk rute yang sama dengan jumlah seat 100 penumpang.

“Dengan kapasitas seat sebanyak, berarti sudah ada peningkatan penumpang yang siginifikan,” ujarnya.

Karena alasan itulah, maka Garuda tidak perlu membuka penerbangan tambahan untuk rute Malang-Jakarta.

Terkait dengan permintaan tiket Garuda menurut dia, sudah banyak dan diperkirakan akan terisi penuh pada hari H pemberangkatan.

“Pada akhir pekan saja tingkat okupansi sudah mencapai 80%, apalagi ini libur panjang Lebaran  tentu tingkat okupansi lebih tinggi,” ujarnya.

Dengan adanya penerbangan tamabahan pada Sriwijaya Air rute Malang-Jakarta, kata Yusri, maka berarti ada penambahan 1.776 penumpang. Kapasitas pesawat Sriwijaya sebanyak 148 seat .

Jadwal penerbangan tambahan maskapai tersebut pada 13.00, sedangkan jadwal  penerbangan reguler  pada pukul 08.30, 12.40, dan 14.00. Sedangkan untuk Garuda Indonesia, pada 10.55 dan 13.05.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sriwijaya air
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top