Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krisis Ukraina: Pangkalan Militer Diserang, Satu Tentara Terluka

Pemerintah Ukraina, Kamis (24/4/2014), mengatakan tentara berhasil memukul mundur pelaku penyerangan pada Rabu malam di pangkalan di Artemivsk, yang terletak antara Donetsk dan Slaviansk, di kawasan timur Ukraina.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 24 April 2014  |  14:10 WIB
Ilustrasi-Petugas kebersihan balai kota beristirahat di tumpukan barikade ban di pusat kota Kiev (23/4/2014). - Reuters/Valentyn Ogirenko
Ilustrasi-Petugas kebersihan balai kota beristirahat di tumpukan barikade ban di pusat kota Kiev (23/4/2014). - Reuters/Valentyn Ogirenko

Bisnis.com, KIEV – Krisis Ukraina tak henti memercikan ketegangan demi ketegangan.

Pemerintah Ukraina, Kamis (24/4/2014), mengatakan tentara berhasil memukul mundur pelaku penyerangan pada Rabu malam di pangkalan di Artemivsk, yang terletak antara Donetsk dan Slaviansk, di kawasan timur Ukraina.

Seorang tentara terluka dalam serangan yang dilakukan 70 orang yang disebut Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov di akun Facebook sebagai dipimpin oleh tentara Rusia. Rincian korban di pihak penyerang masih belum jelas, kata Avakov.

Avakov juga mengatakan bahwa pengunjuk rasa pro-Rusia telah meninggalkan balai kota di Mariupol, sebuah kota industri di pantai Laut Hitam, dan wali kota kembali bertugas di kantornya- memenuhi perjanjian yang dibuat dengan Rusia pada pertemuan Jenewa minggu lalu.

Sebelumnya, krisis Ukraina telah membuat harga minyak mentah West Texas Intermediate sempat melonjak.

Belum diketahui dampak yang terjadi dari insiden Rabu malam kemarin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Krisis Ukraina

Sumber : Reuters

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top