Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunjungan Turun 80%, Taiwan Gencar Promosi Wisata Agribisnis ke Indonesia

Negara Taiwan dalam 3 tahun terakhir gencar memperkenalkan destinasi wisata di seluruh Asia, salah satunya kepada Indonesia lantaran menurunnya tingkat kunjungan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 10 April 2014  |  20:18 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, SURABAYA - Negara Taiwan dalam 3 tahun terakhir gencar memperkenalkan destinasi wisata di seluruh Asia, salah satunya kepada Indonesia lantaran menurunnya tingkat kunjungan.

Operation Manager PT Aneka Kartika Tours and Travel Service Ronald Gunawan mengatakan obyek wisata di Taiwan pernah booming pada 80-an.
Namun, seiring dengan berkembangnya tempat-tempat wisata baru di Asia seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand membuat kunjungan wisata ke Taiwan menurun hingga 80%.

"Sejak 3 tahun ini Taiwan kembali mempromosikan wisata-wisatanya, termasuk sekarang yang paling digemari adalah wisata kulinernya, dan wisata agro atau pertanian dan peternakan," katanya dalam jumpa pers New Travel Destination Taiwan - Leisure Farm Resort, di Surabaya, Kamis (10/4/2014).

Dia mengungkapkan bahwa sebagian besar wisatawan yang pernah datang ke Taiwan enggan untuk kembali dan mengulangi liburannya di sana. "Tidak hanya faktor daya tarik, tapi mungkin juga karena faktor biaya sesuai dengan jarak tempuh," imbuhnya.

Dari seluruh negara Asia yang digarap Aneka Kartika Travels, kunjungan ke Taiwan hanya 10%. Kebanyakan orang memilih berlibur ke Singapura, Malaysia dan Thailand.

"Untuk itu, kami promosikan kembali keunggulan-keunggulan Taiwan," katanya.

Destinasi wisata Taiwan yang ditawarkan misalnya seperti tinggal di Leisure Farm Resorts yang menawarkan rumah unik khas Taiwan, menikmati minum kopi dengan pemandangan lautan awan di Roll in Farm Resort, serta melihat peternakan sapi seperti di Eropa. Biaya yang ditawarkan untuk berlibur ke Taiwan ini mulai US$1.000 selama minimal 3 hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata taiwan
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top