Headlines Koran: Surplus Perlu Berkelanjutan, Inilah Tim Ekonomi Partai Politik

Surplus perdagangan Indonesia menjadi sorotan utama berbagai media nasional hari ini, Rabu (2/1/2014) selain munculnya sejumlah tokoh ekonomi di balik partai politik peserta pemilu
John Andhi Oktaveri | 02 April 2014 08:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Surplus perdagangan Indonesia menjadi sorotan utama berbagai media nasional hari ini, Rabu (2/1/2014) selain munculnya sejumlah tokoh ekonomi di balik partai politik peserta pemilu

Berikut ini ringkasan berita-berita utama media Ibu Kota:

Surplus Perlu Berkelanjutan
Perdagangan Indonesia pada Februari 2014 mencatatkan surplus senilai US$785,3 juta setelah pada Januari 2014 defisit US$430,6 juta. Indonesia memerlukan surplus yang berkelanjutan, bukan surplus yang terjadi akibat fluktuasi harga. (KOMPAS)

Inilah Tim Ekonomi Partai Politik
Akan berakhirnya masa kampanye Pemilu 2014, memunculkan sejumlah tokoh yang akan menjadi tim ekonomi parpol peserta pemilu. Sejumlah tokoh seperti mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah masuk dalam tim ekonomi Partai Gerindra. PDIP menyiapkan tim ekonomi yang dikomandoi Hendrawan Supratikno dengan platform kemandirian ekonomi. Sedangkan tim ekonomi Partai Demokrat dikomandoi oleh Ikhsan Modjo. (KONTAN)

Neraca Perdagangan Surplus US$785,3 juta
Setelah mencatatkan defisit US$450 juta pada Januari lalu, neraca perdagangan Indonesia kembali membukukan surplus US$785,3 juta pada Februari 2014. Berita surplus perdagangan yang diumumkan Badan Pusat statistik (BPS), Selasa (1/4), memicu sentimen positif di pasar modal dan pasar valas. IHSG di BEI naik 105,65 poin atau 2,2% ke level 4.873,93, sedangkan rupiah di pasar sport menguat dari Rp11.345 ke level Rp11.299 per dolar AS. (INVESTOR DAILY)  

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Neraca Perdagangan, headlines, headline bisnis

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top