Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Orang Terkaya ke-16 di Indonesia, Beli Saham Tower Bersama (TBIG)

Orang terkaya ke-16 di Indonesia Edwin Soeryajaja membeli saham PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk., (TBIG) senilai Rp36,47 miliar.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 13 Maret 2014  |  21:47 WIB
 Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Orang terkaya ke-16 di Indonesia Edwin Soeryajaja membeli saham PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk., (TBIG) senilai Rp36,47 miliar.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan perseroan, Kamis (13/3/2014), disebutkan Edwin yang menjabat sebagai Presiden Komisaris TBIG melakukan pembelian saham pada 10 Maret 2014.

Dia membeli saham dari Natural Resources Investment Ltd. sebanyak 7.132.500 lembar pada harga Rp5.114 per lembar atau total Rp36.475.605.000.

Tujuan transaksi yang dilakukan orang terkaya ke 1.375 dunia versi Forbes itu untuk investasi. Dengan begitu, kepemilikan Edwin menjadi 14.296.366 lembar saham atau 0,29% dari keseluruhan saham TBIG.

Berdasarkan catatan Forbes, Edwin sebagai pendiri Adaro Energy dan Saratoga ini posisinya merosot menjadi urutan ke-16 orang terkaya di Indonesia. Edwin diperkirakan memiliki kekayaan sebanyak US$1,2 miliar atau Rp13,2 triliun.

Pada tahun sebelumnya, alumni University of Southern California itu tercatat sebagai orang terkaya ke-8 di Indonesia. Tahun lalu, kekayaan Edwin diperkirakan mencapai US$1,1 miliar atau Rp10,4 triliun.

Sebagai anak pengusaha terkenal pendiri Astra, William Soeryajaja, Edwin mendirikan perusahaan Saratoga Capital pada 1998 bersama Sandiaga Uno.

Saratoga tercatat memiliki 44 perusahaa afiliasi temasuk Adaro Energy dan perusahaan perkebunan Provident Agro. Edwin dinilai mengembalikan kekayaan keluarganya setelah sebelumnya kehilangan kekayaan mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya tower bersama orang terkaya indonesia 2013
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top