Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilik Birmingham City Yeung Tersangkut 5 Tuduhan Pencucian Uang

Pemilik klub sepak bola di Inggris Birmingham City Carson Yeung dinyatakan bersalah oleh pengadilan Hong Kong pada Senin (3/3/2014) atas 5 tuduhan praktik pencucian uang.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 03 Maret 2014  |  13:22 WIB
Pemilik Birmingham City Yeung Tersangkut 5 Tuduhan Pencucian Uang
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, HONG KONG - Pemilik klub sepak bola di Inggris Birmingham City Carson Yeung dinyatakan bersalah oleh pengadilan Hong Kong pada Senin (3/3/2014) atas 5 tuduhan praktik pencucian uang.

Hal itu langsung menjadi sorotan publik karena Carson Yeung sebelumnya sebagai tukang potong rambut menjadi pengusaha.

Yeung membantah 5 tuduhan itu yang dilakukan pada Januari 2001-Desember 2007, dengan total nilai US$93 juta.

Hakim Pengadilan Distrik Douglas Yau mengatakan Yeung telah berbohong tentang bagaimana dia membuat uang dan membesar-besarkan jumlah laba yang dihasilkan oleh bisnis salonnya.

"Saya menemukan terdakwa tidak memberikan kesaksian yang benar. Saya menemukan bahwa ia adalah seseorang yang siap untuk, dan tidak mencoba untuk, kebohongan setiap kali dia melihat kebutuhan untuk melakukannya," kata hakim.

Yeung akan divonis pada Jumat pagi (7/3/2014). Sidang itu telah mengaitkan pengusaha itu dengan tempat judi di Macau.

Pengusaha itu membeli Birmingham pada 2007 dan melunasinya pada 2009.

Bulan lalu, Yeung mengundurkan diri dari perusahaan induk terdaftar di Hong Kong Birmingham International Holdings Ltd. (BIHL), sedangkan dia menunggu putusan.

Yeung ditangkap pada Juni 2011, ketika perdagangan saham Birmingham dihentikan. Mereka melanjutkan perdagangan pada 7 Februari dan telah meningkat 39%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris pencucian uang
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top