Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yusril soal Gelar Profesor Rhoma Irama, "Lebih Cocok Doktor Honoris Causa"

Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra mengomentari ihwal gelar yang disandang Rhoma Irama.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 26 Februari 2014  |  23:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Spanduk yang mencantumkan calon presiden Rhoma Irama yang dilabeli dengan gelar profesor di depan namanya di satu lokasi di Ibu Kota, mengundang pro dan kontra di publik. 

Capres dari Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra menilai sang Raja Dangdut itu pantas diberi gelar Doktor Honoris Causa atas keahlian dan jasanya dalam mengembangkan musik dangdut berciri khas di Tanah Air maupun seluruh dunia.

"Pendapat saya Rhoma lebih tepat diberi gelar Doctor Honoris Causa dalam ilmu musik daripada diangkat dalam jabatan profesor," katanya seperti dikutip melalui akun Twitternya @Yusrilihza_Mhd, Rabu malam (26/2/2014).

Dia memberi contoh bahwa Universitas Nasional Singapura pernah memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Affandi atas keahliannya dalam bidang seni lukis.

Seniman teater seperti mendiang Rendra juga, sangat pantas diberi gelar Doctor Honoris Causa dalam kesusasteraan karena puisi-puisinya.

"Kalau diangkat dalam jabatan guru besar atau profesor, Rhoma harus mengajar dan melakukan riset tentang musik di universitas yang mengangkatnya," tegasnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rhoma irama
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top