Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gita Wirjawan Diminta Temui Presiden SBY, Ada Apa Ya?

Gita Wirjawan berencana menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Senin (10/2/2014) siang ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Februari 2014  |  12:46 WIB
Gita Wirjawan Diminta Temui Presiden SBY, Ada Apa Ya?
/Gita Wirjawan
Bagikan

Bisnis.com, TANGERANG - Gita Wirjawan berencana menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Senin (10/2/2014) siang ini.

Menurut Gita, dirinya diminta menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait pengunduran diri sebagai Mentri Perdagangan.

"Iya, hari ini saya akan menemui undangan oleh Bapak Presiden terkait pengunduran diri sebagai menteri," kata Gita Wirjawan ditemui usai melantik pengurus PBSI Provinsi Banten dan Kota Tanggerang Selatan di Serpong, seperti dikutip Antara, Senin (10/2/2014).

Menurut Gita, pengunduran dirinya dari Menteri Perdagangan sudah pasti disetujui oleh Presiden RI. Hanya saja, Presiden belum mengumumkannya mengenai keputusan itu.

"Sudah final saya mundur dari menteri dan itu disetujui," ujarnya.

Mengenai penggantinya, Gita menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden SBY karena presiden lebih mengetahui kebutuhan di kementerian perdagangan.

"Untuk pengganti saya, kita tunggu saja keputusan dari Presiden. Sebab, Presiden pasti tahu kebutuhan di kementerian perdagangan saat ini," ujarnya.

Gita Wirjawan mundur sebagai Menteri Perdagangan mulai 1 Februari. Alasannya, karena Gita ingin fokus pada peserta Capres dalam Konvensi Partai Demokrat.

Dengan mundur sebagai menteri, maka Gita akan fokus mengikuti proses konvensi yang dinilainya akan menyita banyak waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby gita wirjawan

Sumber : Newswire

Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top