Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KM Tanadoang Akhirnya Ditemukan, Terdampar di Pulau Wetar

Setelah hilang sejak 24 Desember 2013, Kapal Motor Tanadoang 4 milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Selayar, Sulawesi Selatan, yang membawa 12 orang akhirnya ditemukan.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 11 Januari 2014  |  14:21 WIB
KM Tanadoang Akhirnya Ditemukan, Terdampar di Pulau Wetar
Sebelumnya KM Tanadoang yang berlayar dari Pulau Kalaotoa menuju Herlang, Bulukumba, Sulawesi Selatan pada 23 Desember pukul 16.00 Wita mengalami gangguan mesin. - bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah hilang sejak 24 Desember 2013, Kapal Motor Tanadoang 4 milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Selayar, Sulawesi Selatan, yang membawa 12 orang akhirnya ditemukan.

Kapolres Selayar Muhammad Hidayat memastikan bahwa kapal tersebut terdampar di Pulau Wetar, Desa Uhak Kec. Wetar Utara, Kab. Maluku Barat Daya, Maluku. Proses pencarian berlangsung lama lantaran kondisi ekstrem perairan di sekitar Sulawesi Selatan pada Desember 2013.

"Kapolres sudah bicara langsung dengan salah satu korban, antara lain Andi Intan yang menyampaikan korban selamat semua 12 orang," katanya kepada Bisnis lewat pesan singkat, Sabtu (11/1/2014).

Sebelumnya KM Tanadoang yang berlayar dari Pulau Kalaotoa menuju Herlang, Bulukumba, Sulawesi Selatan  pada 23 Desember pukul 16.00 Wita mengalami gangguan mesin akibat cuaca buruk. Nahkoda dan seorang awak kapal sempat turun untuk mencari bantuan.

Sayangnya, kapal dengan kapasitas 10 GT bermesin 4 silinder itu kemudian hilang kontak meski telah dilakukan pencarian oleh tim SAR maupun Polair Selayar. Setelah hampir 17 hari di laut, kapal akhirnya terdampar di Maluku.

Menurut Hidayat, pihaknya telah bicara dengan Bupati Selayar untuk menjemput korban di Maluku. "Rencana korban akan dievakuasi dari Desa Lurang menuju Kab Kalabahi NTT menggunakan Kapal Lintas Bahari Indonesia," jelas Hidayat.

Dari Kalabahi mereka bisa naik kapal lain menuju Makassar. Namun, penjemputan itu akan tetap dipantau oleh pos-pos SAR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal abk hilang
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top