Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

2014, Praktek Korupsi Diprediksi Meningkat

Praktik korupsi berpotensi meningkat pada tahun politik 2014, kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Anti-Korupsi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Zainal Arifin Mochtar.
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 04 Desember 2013  |  21:37 WIB
2014, Praktek Korupsi Diprediksi Meningkat
/Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA--Praktik korupsi berpotensi meningkat pada tahun politik 2014, kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Anti-Korupsi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Zainal Arifin Mochtar.

"Bukan dikarenakan pergantian tahun, tapi kondisi politik membuat potensi (korupsi) yang semakin tinggi pada 2014," kata Zainal di Yogyakarta, Rabu (4/12/2013)

Menurutnya, praktik korupsi pada 2014 akan banyak bermunculan dengan berbagai modus antara lain berupa lelang fiktif, perjalanan dinas serta ketidakteraturan perizinan yang didukung oleh otonomi daerah.

"Konsep otonomi daerah yang keliru masih menjadi faktor yang rentan mendukung praktik koruptif di berbagai daerah," paparnya.

  Zainal menjelaskan pemberantasan korupsi pada 2014 bergantung dengan kemampuan negara membangun sistem yang baik dan antikorupsi dengan mendapat dukungan dari masyarakat. "Itu bergantung kemampuan kita membangun sebuah sistem yang baik dan baru."

Selanjutnya, menurutnya, hasil Pemilu 2014 baru akan memberikan perubahan pada 2015. Anggota legislatif serta presiden terpilih pada Pemilu 2014,kata dia, akan menjadi penentu harapan terwujudnya pemerintahan yang bersih pada 2015.

"Apakah pada 2015 ada harapan atau tidak itu bergantung pada hasil 2014," kata pengajar di Fakultas Hukum UGM ini. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus korupsi

Sumber : Newswires

Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top