Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krisis Suriah: Inggris, Prancis, & AS Siap Jatuhkan Bom

Bisnis.com, JAKARTA—Inggris bersiap untuk mengebom Suriah karena diduga menggunakan senjata kimia yang telah menewaskan 1.400 orang, termasuk ratusan anak-anak .
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 Agustus 2013  |  09:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Inggris bersiap untuk mengebom Suriah karena diduga menggunakan senjata kimia yang telah menewaskan 1.400 orang, termasuk ratusan anak-anak .

Dalam rencana aksi tersebut, Perdana Menteri Inggris, David Cameron mempertimbanghkan untuk menggalang serangan bom bersama Prancis dan AS. Serangan itu kemungkinan akan dilakukan dalam beberapa hari ini. Menurutnya, yang akan menjadi sasaran bom adalah target militer yang tengah diidentifikasi saat ini.

Menurut situs berita mirror.co.uk, Senin (26/8/2013), sekutu negara Barat menyatakan diperkukan “respons kuat “atas dugaan serangan senjata kimia tersebut dan menuding rezim Presiden Suriah, Bashar al Assad “menyembunyikan bukti” serangan gas beracun.

Para petinggi militer Inggris tadi malam membahas identifikasi target di suriah dan Cameron akan memerintahkan serangan militer terhadap rezim yang dipercaya menyerang penduduknya dengan senjata gas kimia.

Aktivitas pemantauan terus dilakukan dan konfirmasi dari sumber militer cukup meyakinkan sehingga Inggris akan kembali terlibat dalam konflik. Kendati demikian,beberapa pengamat mengingatlkajn keterlibatan Inggris akan memicu pertumpahan darah lebih lanjut di negara tersebut.

Aksi pengeboman tampaknya tak terhindarkan meski suriah telah mengizinkan pemantau PBB memeriksa belasan lokasi serangan gas. Namun demikian Cameron tidak terpengaruh dengan langkah itu.

Cameron telah mengadakan pertemuan dengan Presiden Prancis, Francois Hollande kemarin setelah berkonsultasi dengan Presiden AS, Barrack Obama menyusul kecurigaan serangan gas kimia tersebut telah menewaskan 1.400 orang di Damaskus pekan lalu.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prancis as suriah inggris gas kimia

Sumber : www.mirror.co.uk

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top