Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara Kuala Namu Akan Dilayani KA Woojin dari Korea

Bisnis.com, MEDAN - Kereta Woojin yang diimpor dari Korea Selatan dan digunakan untuk kereta api khusus Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) akan tiba besok, Senin (26/8/2013) di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara.  
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 25 Agustus 2013  |  14:27 WIB
Bandara Kuala Namu Akan Dilayani KA Woojin dari Korea

Bisnis.com, MEDAN - Kereta Woojin yang diimpor dari Korea Selatan dan digunakan untuk kereta api khusus Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) akan tiba besok, Senin (26/8/2013) di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara.  

Direktur Utama PT Railink M. Fadhil mengatakan jadwal kedatangan KA Woojin tersebut pada awalnya diperkirakan tiba hari ini, Minggu (25/8/2013). Namun, jadwal tersebut sedikit meleset akibat kendala ombak di perairan Selat Malaka.

"Sekarang posisinya sudah ada di Malaysia, kelihatannya ada masalah ombak di laut sehingga agak meleset. KA Woojin akan tiba di Belawan kalau tidak hari ini, Senin besok," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (25/8/2013).

Rangkaian KA Woojin yang akan tiba di Pelabuhan Belawan pada tahap pertama sebanyak dua rangkaian. Direncanakan akan ada empat set KA Woojin yang dapat digunakan untuk operasional KA khusus Bandara Kuala Namu yang akan tiba pada akhir September mendatang. 

Empat set KA yang dipesan dari Woojin Industrial System, produsen dan distributor kereta listrik terbesar di Korea Selatan tersebut menelan investasi Rp160 miliar. Satu paket KA Woojin terdiri dari 1 lokomotif dan empat gerbong sehingga total ada 16 gerbong.

Dia menuturkan KA Woojin itu tidak dapat langsung digunakan. KA tersebut perlu dirangkai terlebih dahulu kemudian dilakukan beberapa uji kelayakan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. 

Uji kelayakan KA Woojin harus dilakukan karena terkait dengan keselamatan penumpang. Dia mengharapkan proses tersebut tidak memakan waktu lama sehingga KA Woojin dapat beroperasi paling lambat pada 15 September 2013.

Apabila keempat rangkaian KA Woojin telah berfungsi maksimum, tuturnya, diperkirakan jumlah penumpang yang dapat diangkut mencapai 5.848 orang setiap hari. Dengan begitu, Railink menargetkan pendapatan tiket mencapai Rp125 miliar pada 2015 dan dapat terus meningkat hingga Rp180 miliar pada 2019.

Fadhil menjelaskan KA Woojin terdiri dari 172 tempat duduk dengan operasional pada tahap awal sebanyak 26 kali lintasan. Setelah beroperasi secara penuh, KA Woojin akan memiliki 34 kali lintasan dengan masing-masing sebanyak 17 kali lintasan pulang-pergi. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ka bandara bandara kuala namu railink woojin
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top