Polri Minta Maaf Jadi Lembaga Terkorup

Bisnis.com, JAKARTA-Mabes Polri meminta maaf terkait dengan hasil survei Global Corruption Barometer (GCB) 2013 oleh Transparency International Indonesia (TII) yang menempatkannya sebagai lembaga terkorup di Indonesia.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 10 Juli 2013  |  15:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-Mabes Polri meminta maaf terkait dengan hasil survei Global Corruption Barometer (GCB) 2013 oleh Transparency International Indonesia (TII) yang menempatkannya sebagai lembaga terkorup di Indonesia.

"Kalau pun hal ini benar, Polri meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Polri siap memperbaiki kekurangan," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Frengky Sompie, Rabu (10/7/2013).

Untuk memperbaiki kekurangan, kesalahan,dan kekhilafan tersebut, pihaknya meminta lembaga survei yang menghasilkan kesimpulan tersebut untuk memberikan rekomendasi yang tajam.

Dengan demikian, korps Bhayangkara bisa mengetahui simpul mana dari anggota tubuhnya yang bermasalah. "Kalau sekedar kesimpulan maka kontribusi dari hasil kesimpulan belum bisa memberikan kontribusi yang signifikan," katanya.

GCB terkumpul melalui survei pada 114.000 orang di 107 negara. Khusus untuk di Indonesia, ada 1.000 responden yang disurvei di lima kota yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Bandung.

Dalam survei itu yang dirilis Selasa (9/7), dari skala 1 hingga 5, Polri bersama dengan DPR meraih skor yang sama, yakni 4,5.

Sebagai institusi yang memiliki 400.000 anggota yang tersebar dari Jakarta hingga sampai kecamata di seluruh Indonesia, pihaknya siap menerima masukan demi perbaikan.

"Kami harus berbesar hati, dan menerima setiap masukan baik berupa teguran atau koreksi atau hasil penelitan yang mungkin saja dirasa menyakitkan," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polri, minta maaf, lembaga terkorup di indonesia, polisi terkorup

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top