Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

KOALISI SETGAB: Kata Fahri Hamzah, PKS Sudah Dikeluarkan

BISNIS.COM, JAKARTA-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan sudah dikeluarkan dari koalisi."Istana sudah memberitahukan kepada salah seorang menteri PKS bahwa PKS sudah dikeluarkan dari koalisi, istilahnya Setgab," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKS,
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 12 Juni 2013  |  13:57 WIB
KOALISI SETGAB: Kata Fahri Hamzah, PKS Sudah Dikeluarkan
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan sudah dikeluarkan dari koalisi.

"Istana sudah memberitahukan kepada salah seorang menteri PKS bahwa PKS sudah dikeluarkan dari koalisi, istilahnya Setgab," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Fahri Hamzah, Rabu (12/6/2013).

Fahri mengemukakan PKS sedang menunggu kelanjutan dari pemberitahuan secara lisan oleh pihak istana tersebut.

"Tentu ini info valid dan serius. Karena itu kita menunggu. PKS akan segera merespons dan memutuskan dengan surat dan ada pertanggungjawaban secara hitam di atas putih supaya tidak hanya obrolan informal di ruang publik".

Di samping itu, Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS akan bertemu dengan Majelis Syuro yang harusnya dilaksanakan hari guna melaporkan informasi tersebut.

"Karena diberitahukan bahwa Presiden SBY akan mengeluarkan surat resmi kepada PKS. Mereka janjinya kasih surat pengeluaran itu pada Sabtu (8/6/2013) tapi sampai Senin malam (10/6/2013) surat itu tidak kami terima dari yang bersangkutan," kata anggota Komisi III DPR RI itu.

"Barusan saya bicara dengan Presiden PKS, belum ada pemberitahuan," jelasnya. (antara/yus)

 

JANGAN LEWATKAN:

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pks koalisi setgab

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top