Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBM BERSUBSIDI: REI Akan Naikkan Harga Rumah

BISNIS.COM, SEMARANG – DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Jateng bersiap-siap menaikkan harga jual rumah di wilayahnya  5%-10%  sebagai dampak dari rencana penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pertengahan Juni
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 07 Juni 2013  |  02:13 WIB

BISNIS.COM, SEMARANG – DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Jateng bersiap-siap menaikkan harga jual rumah di wilayahnya  5%-10%  sebagai dampak dari rencana penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pertengahan Juni mendatang. 

Wakil Ketua DPD REI Jateng Bidang Promosi, Publikasi dan Kehumasan, Dibya K Hidayat rencana penaikan harga BBM oleh pemerintah pada pertengahan Juni mendatang dipastikan akan berdampak pada dunia property, meskipun secara tidak langsung. 

“Penaikan harga BBM akan berdampak pada meningkatnya ongkos transportasi pengangkutan bahan baku material yang akan digunakan oleh pengembang sehingga secara otomatis mempengaruhi biaya produksi perumahan oleh para pengembang,” tuturnya disela Pembukaan REI Expo V di Mal Ciputra Semarang , Kamis (6/6/2013). 

Maka, lanjutnya dengan kenakan biaya produksi tersebut akan dibebankan kepada konsumen dengan menaikkan harga jual rumah, meskipun secara reguler setiap tahun harga property juga akan tetap mengalami kenaikan. 

“REI sudah mengambil ancang-ancang untuk menaikkan harga jual rumah, apabila pemerintah jadi menaikkan harga BBM, kisaran kenaikannnya antara 5%-10% dari harga sebelumnya,” tuturnya. 

Menurutnya prosentasenya tidak terlalu besar, namun apabila unit rumah yang akan dibeli mencapai diatas Rp300 juta, sehingga kenaikan 10% tersebut juga cukup besar. 

“Maka sebaiknya konsumen segera melakukan pembelian, sebelum harga rumah naik seirirng penaikan harga BBM tersebut, mengingat saat ini para pengembang masih menggunakan harga lama,” tuturnya. 

Pihaknya juga tetap optimistis penaikan harga BBM tersebut tidak akan mempengaruhi daya beli masyarakat hingga mengakibatkan  penurunan penjualan perumahan di Jateng tahun ini, mengingat pertumbuhan perekonomian masyarakat cukup bagus. 

“Memang kemungkinan akan ada aksi menunda pembelian sementara, dan dampak penaikan itu tidak akan terlalu lama, dan saya pikir harga BBM memang sudah seharusnya naik, sehingga subsidinya dapat digunakan untuk pengembangan infrastruktur,” tuturnya. 

Sementara itu, terkait REI Expo V yang digelar 6-18 Juni 2013 di Mal Ciputra Semarang dan diikuti 20 pengembang rumah komersial dan satu perusahaan furniture itu menargetkan transaksi mencapai sebesar Rp80 miliar. (dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah rei coba naikkan harga
Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top