Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERTEMUAN MDGs: RI Usulkan Pemberantasan Kemiskinan Jadi Agenda Utama

JAKARTA-Indonesia akan mengedepankan tema pemberantasan kemiskinan sebagai agenda utama sasaran baru pengganti Millenium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada 2015.
- Bisnis.com 30 Januari 2013  |  19:56 WIB

JAKARTA-Indonesia akan mengedepankan tema pemberantasan kemiskinan sebagai agenda utama sasaran baru pengganti Millenium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada 2015.

“Kita ingin tema sentral dari rekomendasi ini adalah mengakhiri kemiskinan di seluruh dunia, tentu dengan fokus beberapa agenda MDGs,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, hari ini (30/1).

Menurut Presiden, tema sentral dari rekomendasi RI itu akan disampaikan dalam pertemuan Panel Tingkat Tinggi Pasca MDGs di Monrovia, Liberia.

Indonesia, Liberia dan Inggris mendapatkan tugas dari PBB untuk menyusun rekomendasi tujuan bersama yang baru untuk menggantikan 8 sasaran MDGs yang  seharusnya telah tercapai pada 2015.

Panel Tingkat Tinggi di Monrovia adalah pertemuan ke-3 setelah sebelumnya pemimpin 3 negara telah mendiskusikan tema pasca MDGs di New York dan London.

Pertemuan terakhir akan berlangsung di Indonesia untuk menghasilkan rekomendasi yang dijadwalkan diserahkan kepada PBB pada Mei tahun ini.

SBY belum mau menyampaikan secara spesifik kerangka baru yang disarankan oleh Indonesia ke dalam forum tersebut. “Apakah MDGs plus, apakah MDGs ditambah dengan tujuan baru. Semua topik terbuka,” katanya.

Namun Presiden menegaskan sasaran baru yang dirancang menggantikan MDGs harus bisa memacu kerja sama internasional yang lebih efektif dari yang berlaku saat ini. (yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top