Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ARTIS NARKOBA: Ibunda Raffi Ahmad shock, pertemuan batal

JAKARTA-- Ibu kandung Raffi Ahmad ternyata belum berjumpa putra sulungnya sejak diperiksa di kantor Badan Narkotika Nasional, Jalan Letjen Sutoyo, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).Sahabat Raffi yang berprofesi pengacara Sandy Arifin mengatakan dia mewakili
- Bisnis.com 28 Januari 2013  |  11:42 WIB

JAKARTA-- Ibu kandung Raffi Ahmad ternyata belum berjumpa putra sulungnya sejak diperiksa di kantor Badan Narkotika Nasional, Jalan Letjen Sutoyo, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).

Sahabat Raffi yang berprofesi pengacara Sandy Arifin mengatakan dia mewakili keluarga Raffi mengajukan permohonan kepada BNN untuk bertemu dengan presenter kondang tersebut.

Kemarin ibunda Raffi Amy Qanita telah menyambangi kantor BNN. Namun, lanjut Sandy, Amy terlalu shock sehingga berdiam di dalam mobil dan batal bertemu sang putra.

"Selain mengajukan izin untuk bertemu Raffi, saya ingin melaporkan penunjukan kuasa hukum secara resmi. Kemarin sudah secara lisan," ujar Sandy kepada pers, Senin (28/1/2013).

Dia memastikan kondisi pemuda berusia 26 tahun itu dalam kondisi sehat. Tetapi, Raffi terlihat butuh istirahat karena capai menjalani pemeriksaan sejak Minggu pagi hingga sore hari.

Adapun, Kepala Bagian Humas BNN Kombes Polisi Sumirat Dwiyanto menyatakan penyidik BNN belum mengizinkan Raffi dan 16 orang lain untuk bertemu dengan keluarga dan pengacara.

BNN menggerebek kediaman selebritas Raffi Ahmad di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Minggu (27/1/2013) pagi.

Sebanyak 17 orang diamankan, termasuk Raffi, kader Partai Amanat Nasional (PAN) Wanda Hamidah, dan pasangan suami-istri Irwansyah dan Zaskia Sungkar.

Di rumahnya, BNN menemukan dua linting ganja dan 14 butir methylenedioxy methamphetamine atau dikenal sebagai ekstasi. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top