Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DEMO PETANI: Massa dari Jambi & Mesuji Serbu Kementerian Kehutanan

JAKARTA—Para petani Jambi dan Mesuji, Lampung yang melakukan aksi jalan kaki tiba di Jakarta pada hari ini. Penyambutan dilakukan di depan kantor Kementerian Kehutanan.
- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  16:25 WIB

JAKARTA—Para petani Jambi dan Mesuji, Lampung yang melakukan aksi jalan kaki tiba di Jakarta pada hari ini. Penyambutan dilakukan di depan kantor Kementerian Kehutanan.

Bendahara Serikat Tani Nasional (STN) Binbin Firman mengatakan saat ini para petani sedang beristirahat di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat. Kemungkinan mereka akan sampai di depan Kementerian Kehutanan pukul 15.00 WIB.

"Mereka akan melanjutkan perjalanan pukul 14.00 ke Kementerian Kehutanan. Diperkirakan akan sampai pada 15.00," kata Binbin dalam keterangan persnya hari ini, Selasa (22/01/2012).

Dia memaparkan pihaknya akan meyambut rombongan petani tersebut dengan menggelar mimbar bebas. Mimbar itu dilakukan di depan pintu masuk Kementerian Kehutanan, jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Di depan pintu masuk itu juga terdapat puluhan petani Jambi yang mendirikan tenda sejak November 2012.

Tuntutan para petani Jambi adalah Kementerian Kehutanan dapat mengembalikan lahan warga dalam bentuk Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Adapun,  kasus untuk Suku Anak Dalam 113, warga meminta agar pemerintah segera melakukan keputusan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam enklave lahan mereka.

Perusahaan yang terlibat konflik adalah PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI), PT Agronusa Alam Sejahtera dan PT Asiatic Persada, yang dimiliki Wilmar Group. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top