Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Ahok Relokasi Korban Banjir Pluit Ke Rusun

JAKARTA—Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama akan merelokasi ribuan korban banjir di tepi waduk Pluit DKI Jakarta. Pemprov menyediakan 1.200 unit rusun di Marunda Jakarta Utara, Pulo Gebang Jakarta Timur dan Pegadungan Jakarta Barat.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Januari 2013  |  15:17 WIB

JAKARTA—Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama akan merelokasi ribuan korban banjir di tepi waduk Pluit DKI Jakarta. Pemprov menyediakan 1.200 unit rusun di Marunda Jakarta Utara, Pulo Gebang Jakarta Timur dan Pegadungan Jakarta Barat.



Ahok mengatakan ada sekitar 15.000 KK yang menjadi korban banjir di tepian waduk Pluit yang nyewa di rumah rumah liar. Mereka diminta untuk menempati rusun dan disediakan perabotan rumah tangga lengkap. Namun sejauh ini baru tersedia 1.200 unit sehingga Pemprov akan mendata dengan memprioritaskan warga ber KTP Jakarta.


"Nanti jam dua saya akan ajak jalan jalan ibu ibu disana untuk melihat rusun untuk mereka. Yang mau pindah relokasi hari ini langsung tempati rusun sewa full furnished," katanya kepada wartawan di Balai Kota hari ini, Senin (21/1/2013).


Pemprov akan mengisi rusun yang terdiri dua kamar tersebut dengan kulkas, springbed, lemari, kompor dan sebagainya. Kesempatan emas bagi warga yang biasanya tinggal di tepi waduk. Termasuk pakaian pakaian korban mulai dari daster ibu ibu sampai pakaian dalam.

"Jadi kalau orang pindah rumah bawa koper, kalau ini pindah cuma bawa badan," kata Ahok.



Relokasi akan berlangsung hari ini pukul 14.00 WIB disediakan dua bus bagi warga untuk pindah. Penawaran hanya satu hari, itupun untuk mereka yang mau pindah ke rumah susun untuk selamanya. Ini terjadi hanya ketika bencana darurat banjir saja. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top