Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELABUHAN SEMAYANG belum juga ditata ulang

BALIKPAPAN: Pemerintah Kota Balikpapan masih belum memutuskan penataan Pelabuhan Semayang pasca beralihnya kegiatan bongkar muat peti kemas dari pelabuhan tersebut ke Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau. Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan
- Bisnis.com 19 Januari 2013  |  00:34 WIB

BALIKPAPAN: Pemerintah Kota Balikpapan masih belum memutuskan penataan Pelabuhan Semayang pasca beralihnya kegiatan bongkar muat peti kemas dari pelabuhan tersebut ke Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau.
 
Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakot Balikpapan Sri Soetantinah menyebutkan penggunaan pelabuhan tersebut yang pasti akan ditujukan untuk melayani kapal penumpang. Namun, untuk pengembangan teknis lebih lanjut dirinya masih belum mengetahui secara detail.
 
Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Pelindo IV (Persero) agar penataan kawasan tersebut berjalan sesuai rencana. Tantin menyebutkan sebelum 31 Januari 2013 akan sudah ada keputusan mengenai pengembangan di Pelabuhan Semayang.
 
“Kami meminta Pelindo IV untuk menggelar ekspose kembali, yang detail dan visibel untuk dilaksanakan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/01).
 
Sebelumnya, telah ada ekspose pembukaan dari PT Pelindo IV mengenai penataan kawasan Pelabuhan Semayang pasca beralihnya aktifitas peti kemas ke TPK Kariangau. Dalam ekspose tersebut disebutkan pengembangan pelabuhan menjadi kawasan bisnis terintegrasi kelautan.
 
Namun, Pemkot Balikpapan belum bisa sepenuhnya memperoleh gambaran mengenai rencana tersebut. Soetantinah berharap agar ekspose yang dilakukan ke depan bisa memberikan gambaran sesuai dengan kondisi riil serta peruntukan lahan yang akan digunakan untuk pengembangan pelabuhan.
 
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan usulan pemanfaatan Pelabuhan Semayang sebelumnya direncanakan untuk kawasan wisata. Selain memanfaatkan areal terminal penumpang, hutan kota yang berada tepat di depan pelabuhan tersebut juga dimasukkan dalam rencana pengembangan tersebut.
 
“Konsepnya seperti membangun resort di Gunung Kemendur yang berlokasi di depan [Pelabuhan] Semayang itu. Namun, kami masih mempelajari termasuk peruntukan lahannya seperti apa,” katanya.
 
Kesibukan Pelabuhan Semayan tentu akan berkurang pasca dialihkannya operasional pelabuhan peti kemas ke Kariangau. Selama ini, kondisi pelabuhan diakuinya cukup padat karena dalam satu pelabuhan terdapat dua aktifitas yang berbeda.
 
Rizal mengakui masih belum mengambil sikap terkait rencana pengembangan tersebut karena banyak pertimbangan yang harus dipikirkan. Selain perlu mendapatkan masukan dari Pelindo sebagai pengelola pelabuhan, pihaknya juga perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan di sekitar Pelabuhan Semayang sehingga tidak mengganggu aktifitas yang telah ada. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top