Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PM JEPANG DI JAKARTA: Abe Kecam Penyerangan Terhadap Warga Jepang Di Aljazair

JAKARTA-Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengecam keras aksi teroris yang menyerang ratusan pekerja termasuk pekerja asal Jepang di kompleks tambang dan kilang gas di Ilizi, Aljazair pada Rabu (16/1).
- Bisnis.com 18 Januari 2013  |  19:55 WIB

JAKARTA-Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengecam keras aksi teroris yang menyerang ratusan pekerja termasuk pekerja asal Jepang di kompleks tambang dan kilang gas di Ilizi, Aljazair pada Rabu (16/1).

 

Kecaman Abe itu disampaikan dalam jumpa pers usai bertemu dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, hari ini (18/1).

 

Menurutnya, para teroris di Aljazair telah mengambil sandera warga Jepang pada kegiatan yang tidak seharusnya memakan korban yakni eksplorasi minyak dan gas.

 

Dia menegaskan aksi terorisme tak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun. “Ada banyak korban. Kita bersepakat untuk terus maju dalam berjuang melawan terorisme. Tidak boleh dibiarkan”.

 

Menyusul peristiwa penyerangan dan penyanderaan itu, Abe membatalkan acara jamuan makan malam kenegaraan dan sejumlah acara lainnya.

 

“State dinner tidak jadi. Tadi pagi sudah memberitahu, disarankan demikian, karena PM Abe harus segera kembali untuk menangani masalah penyanderaan warga Jepang di Aljazair,” kata Menlu RI Marty M.Natalegawa.

 

Berdasarkan rilis Kemenlu RI, sebanyak 20 -25 teroris bersenjata melakukan penyerangan terhadap kompleks tambang dan kilang gas yang dikelola secara bersama Aljazair Sonatrach, British Petroleum dan Norwegia Statoil pada Rabu pagi (16/1) di Aljazair. (yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top