Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Jumlah pengungsi mencapai 15.423 jiwa

JAKARTA: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata jumlah pengungsi bencana banjir Jakarta mencapai 15.423 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk terdampak banjir 30.964 Kepala Keluarga (KK) atau 114.248 jiwa di 73 Kelurahan.Kepala Pusat Data Informasi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Januari 2013  |  22:59 WIB

JAKARTA: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata jumlah pengungsi bencana banjir Jakarta mencapai 15.423 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk terdampak banjir 30.964 Kepala Keluarga (KK) atau 114.248 jiwa di 73 Kelurahan.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sebaran pengungsi berada di 68 titik dengan jumlah bervariasi. Di Jakarta Timur pengungsi 7.196 jiwa, Jakarta Selatan 3.147 jiwa, Jakarta Pusat 1.268 jiwa, Jakarta Barat 2.912 jiwa dan Jakarta Utara 900 jiwa.


"Pemerintah terus melakukan upaya penanganan tanggap darurat. Posko Nasional Penanggulangan Banjir mengerahkan potensi sumber daya nasional yang akan bekerja hingga akhir Februari 2013 dengan menyesuaikan besarnya banjir yang terjadi di Jakarta," katanya melalui rilisnya, Kamis (17/1/2013) malam.


Posko nasional mengcover seluruh bencana banjir di nasional. Sedangkan posko provinsi melakukan penanganan bencana banjir di Jakarta. Posko nasional pada dasarnya memberikan dukungan kepada Pemprov DKI.  Beberapa kebutuhan yang diminta Pemprov DKI kepada pusat adalah dapur umum beserta permakanan, MCK, sanitasi, pompa air, keterlibatan TNI dan Polri.


Penanganan tanggul sungai yang jebol di jalan Latuharhari telah selesai ditutup sehingga banjir menyurut. Banjir di kawasan Karet Tengsin juga sudah berangsur surut namun warga masyarakat masih bertahan di pengungsian. (arh)


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top