Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA EMITEN: Bakrie&Brothers Gagal Tagih Utang Mount Charlotte

JAKARTA-PT Bakrie & Brothers Tbk menyampaikan alasan belum dilunasinya piutang oleh Mount Charlotte Holdings Ltd lantaran penurunan yang signifikan dari harga saham yang diperjualbelikan.
- Bisnis.com 17 Januari 2013  |  22:19 WIB

JAKARTA-PT Bakrie & Brothers Tbk menyampaikan alasan belum dilunasinya piutang oleh Mount Charlotte Holdings Ltd lantaran penurunan yang signifikan dari harga saham yang diperjualbelikan.

Corporate Secretary Bakrie & Brothers Sri Dharmayanti mengatakan hal itu menjadi alasan utama perseroan untuk memperpanjang proses pelunasan piutang kepada Mount Charlotte Holdings Ltd.

“Perseroan tengah berupaya untuk merampungkan negosiasi dengan pihak pembeli agar transaksi ini bisa dituntaskan segera," katanya dalam keterbukaan informasi, hari ini (17/1).

Dia menjelaskan perseroan telah menerima sebagian dari tagihan itu di akhir tahun lalu. Perseroan juga mengaku sedang melakukan finalisasi atas sisa settlement dari transaksi tersebut.

Dia menambahkan belum lunasnya piutang tersebut berpeluang mengganggu likuiditas perseroan, sehingga akan mempengaruhi kinerja investasi.

Kendati demikian, perseroan meyakini jika sebagian settlement yang telah diterima dari piutang perseroan terhadap Mount Charlotte Holdings akan memperbaiki struktur utang perseroan.

Adapun, perseroan mengklaim jika tidak ada hubungan afiliasi antara perseroan dengan pihak Mount Charlotte Holdings.

Berdasarkan laporan keuangan September 2012, jumlah piutang Bakrie & Brothers terhadap Mount Charlotte sebesar Rp1,46 triliun. (29/yus)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top