Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TAHUN BARU 2013: Pedagang terompet di Mamuju berebut untung

MAMUJU: Pedagang terompet musiman terlihat makin marak, menjajakan berbagai ukuran dan bentuknya di sejumlah titik di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, menjelang tibanya waktu pergantian tahun.Pemantauan ANTARA di Mamuju, Minggu, sejumlah pedagang musiman
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2012  |  16:17 WIB

MAMUJU: Pedagang terompet musiman terlihat makin marak, menjajakan berbagai ukuran dan bentuknya di sejumlah titik di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, menjelang tibanya waktu pergantian tahun.Pemantauan ANTARA di Mamuju, Minggu, sejumlah pedagang musiman ini menjual dagangan meraka dengan memanfaatkan ruas jalan seperti di kawasan Pantai Manakarra, pertigaan kantor DPRD Mamuju, depan rumah adat Mamuju.Selain itu, para pedagang musim juga memadati sejumlah titik lainnya seperti di Jalan Sultan Hasanuddin, jalan Almalik Pababari dan sejumlah wilayah lainnya."Setiap menjelang Natal dan tahun baru, saya menjual terompet yang kami buat sendiri," kata salah seorang penjual terompet Budiman, yang setiap harinya mangkal di depan Rumah Adat Mamuju.Dia mengatakan, sebagai penjual musiman mendapat keuntungan yang cukup lumayan menutupi modal awal yang kisarannya mencapau Rp300.000.Ia mengatakan, sampai sekarang ini pembeli terompet belum terlalu banyak dan diperkirakan puncak penjualan terjadi besok, Senin (31/12)."Kita berharap cuaca jelang akhir tahun tidak turun hujan sehingga animo pembeli tidak berkurang,"kata dia.Budiman mengatakan, biasanya keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan terompet bisa mendapatkan keuntungan antara Rp3.000 hingga Rp5.000/terompet."Jika dalam sehari terjual 20 terompet, maka bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp100.000,"ungkapnya.Ia menyampaikan, harga terompet tersebut bervariasi mulai dari Rp10.000 hingga Rp35.000 per buah. Hal itu tergantung dari bahan dan modelnya.Dia mengatakan, kalau hanya menggunakan bahan karton dijual lebih murah dibandingkan yang terbuat dari bahan campuran plastik dan karton. Namun rupanya, anak-anak paling dominan meminati yang bahannya dari karton yang memiliki hiasan berwarna-warni. (ANtara/arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top