VENEZUELA: Tak ada Pemilu Baru jika Hugo Chavez masih Kritis

News Editor | 24 Desember 2012 03:33 WIB
CARACAS -- Kepala Kongres Venezuela mengatakan pemerintah tidak akan menggelar pemilihan umum baru apabila kanker Hugo Chavez masih menghalangi dirinya untuk memimpin hingga 10 Januari mendatang. 
 
Saat ini pemimpin sosialis itu belum terdengar kabarnya selama hampir dua minggu sehingga membuat keraguan apakah kondisinya masih memungkinkan untuk melanjutkan pemerintahan.
 
Pada Oktober lalu setelah terpilih kembali, kondisi Chavez mulai berangsur pulih dari operasi bedah kanker selama enam jam di Kuba. 
 
Sementara itu, para pemimpin oposisi menuntut agar pemerintah segera menyerukan pemilu menyusul kondisi kesehatan kritis Chavez. Apalagi pemerintah juga masih merahasiakan jenis kanker yang diderita Chavez yang menjangkiti bagian panggulnya.
 
"Chavez tidak mungkin berada disini pada 10 Januari mendatang, [pihak oposisi] berharap Majelis Nasional akan menggelar pemilu dalam waktu 30 hari. Mereka salah, sangat salah," kata Diosdado Cabello, presiden Majelis Nasional dan salah sekutu terdekat Chavez, Sabtu (22/12/2012).
 
Namun, lanjutnya, hal itu tidak akan terjadi karena "Sang Komando" Hugo Chavez dirasa tetap terpilih kembali dan berada di hati rakyat Venezuela.
 
Dia menyarankan Chavez masih perlu lebih banyak waktu untuk pulih dari operasi bedahnya. Pemerintah resmi melaporkan kondisinya tengah kritis.
(Reuters/c37/msb)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup