Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RESHUFFLE KABINET: Tahun depan Saat tepat

JAKARTA-- Tahun depan atau Maret 2013 merupakan saat tepat bagi PresidenSusilo Bambang Yuhdoyono untuk melakukan reshuffle kabinet.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  15:27 WIB

JAKARTA-- Tahun depan atau Maret 2013 merupakan saat tepat bagi PresidenSusilo Bambang Yuhdoyono untuk melakukan reshuffle kabinet.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Melani Leimena mengatakan momentum yang tepat untuk reshuffle kabinet adalah pada Maret tahun depan.

"Kalau reshuffle dilakukan pada Maret, akan terlihat siapa menteri yang serius atau tidak dalam membantu Presiden SBY. ebab pada bulan itu, pengumuman daftar caleg sementara sudah usai," tuturnya, Jumat (21/12/2012).

Terkait kinerja kabinet, menurut Melani, SBY mengimbau agar menteri yang merangkap ketua umum parpol serius bekerja. Sejauh ini, sejumlah menteri yang merangkap sebagai ketua umum parpol adalah Menakertrns, Muhaimin Iskandar, Menag Suryadharma Ali, dan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa.

Melani berharap jatah Demokrat di kabinet tidak berkurang. Sejauh ini SBY sendiri belum membicarakan siapa pengganti Menpora, Andi Mallarangeng setelah Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat itu mengundurkan diri beberapa waktu lalu. 

"Saya cuma minta lebih diefektifkan kerjanya supaya lebih kompak. Karena cuma sebentar lagi," tandasnya.

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung usulan Partai Demokrat agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merombak kabinetnya pada 2013 dan PKS siap jika menterinya dikurangi.

"Kami selalu menegaskan, PKS siap di dalam dan di luar kabinet. Kami mempunyai pengalaman panjang soal itu. Di mana pun kita siap bekerja," kata Ketua Fraksi PKS di DPR, Hidayat Nur Wahid.

Dia menegaskan PKS bukan menantang Presiden SBY, tetapi menyadari perombakan kabinet adalah hak prerogatif Presiden."Tapi Presiden harus melaksanakan karena ada menteri yang sudah mengundurkan diri. Kami mengingatkan kementerian yang kosong harus diisi," kata Hidayat.PKS sendiri tak akan mengajukan diri mengisi kursi Menteri Pemuda dan Olahraga. PKS menyarankan partai lain juga melakukan hal yang sama karena Menpora jatah Demokrat.Namun demikian, PKS hanya menginginkan jika Presiden SBY benar-benar melakukan reshuffle, langkah itu harus sesuai dengan evaluasi kinerja.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : John Andhi Oktaveri

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top