FLU BURUNG: Pasien Terduga Flu Burung Asal Semarang di Isolasi

SEMARANG - Pasien terduga flu burung asal Kota Semarang telah ditempatkan di ruang isolasi RS St Elisabeth, sesuai tata kelola penanganan penyakit itu.
News Editor | 20 Desember 2012 17:51 WIB

SEMARANG - Pasien terduga flu burung asal Kota Semarang telah ditempatkan di ruang isolasi RS St Elisabeth, sesuai tata kelola penanganan penyakit itu.

"Pasien terduga flu burung kami tempatkan di ruang isolasi,” kata Kepala Humas RS St Elisabeth Semarang Probowatie Tjondronegoro di Semarang, Kamis (20/12/2012).

Jangan dibayangkan ruang isolasi seram seperti apa. Namun, yang jelas sudah kami isolasi. 

Menurut dia, sesuai tata kelola penanganan penyakit Avian Influenza" (AI) pasien diisolasi meskipun statusnya baru meski baru terduga ("suspect"). 

Kebijakan itu dilakukan, jelasnya sekaligus untuk enunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis penyakit yang diderita.

Ia mengakui pasien tersebut memang pernah memiliki riwayat kontak dengan unggas, tetapi untuk memastikan perlu serangkaian pemeriksaan laboratorium.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jawa Tengah, termasuk dalam pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan sudah bisa keluar Sabtu (22/12/2012) mendatang," katanya.

Kondisi pasien "suspect" flu burung, kata dia, saat ini sudah mulai membaik, tetapi yang bersangkutan tetap ditempatkan dalam ruang isolasi dan masih harus menjalani langkah observasi secara intensif.

Ditanya perihal identitas pasien "suspect" flu burung tersebut, ia hanya menyebutkan pasien itu adalah seorang laki-laki dewasa berusia 54 tahun, warga kawasan Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang.

Probowatie menyebutkan pasien tersebut masuk dan menjalani perawatan mulai 17 Desember lalu dengan gejala hampir mirip seperti flu biasa, dan pasien itu diketahui pernah memiliki riwayat kontak dengan unggas. (Antara/Endot Brilliantono)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Reporter 1

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup