Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA TELKOM: PT Telkom pasang 5.000 titik hot spot baru

SEMARANG: PT Telkom Divre IV tengah menyiapkan pemasangan 5.000 titik hot spot atau kawasan internet nirkabel baru untuk memenuhi permintaan pelanggan di berbagai wilayah di kedua provinsi itu.
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  15:08 WIB

SEMARANG: PT Telkom Divre IV tengah menyiapkan pemasangan 5.000 titik hot spot atau kawasan internet nirkabel baru untuk memenuhi permintaan pelanggan di berbagai wilayah di kedua provinsi itu.

Kepala Telkom Divre IV Jateng dan DIY Rosydul Umam Aly mengatakan infrastruktur pendukung layanan tersebut, telah siap dan bagi calon para pelanggan yang ingin mengajukan layanan hot spot sudah dapat terlayani.

“Terutama di daerah yang bersifat public service (layanan masyarakat) dan lembaga pendidikan/sekolah serta kantor maupun sentra Usaha Kecil Mengah,” katanya Selasa (11/12/2012)

Umam Aly mengatakan pemasangan titik hot spot pada lokasi yang dianggap insidentil dan pada saat ini sudah diperluas dengan jumlah mencapai 1.500 titik hot spot, seperti di bandara, terminal, stasiun, mall, perhotelan, obyek wisata, kampus dan sekolah-sekolah, yang diharapkan mampu menambah kapasitas maupun perluasan jaringan internet.

Sementara untuk layanan jaringan SSL Speedy juga sudah diperluas terutama di wilayah kota Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Magelang, Salatiga, Kudus dan Pekalongan.

Jaringan internet ini di daerah tersebut sudah dioperasikan beberapa waktu lalu.

SSL layanan jaringan pita layar lebar (broadband) itu, memiliki kecepatan tinggi dan mengunakan teknologi asymmetric digital subscriber line (ASDL).

Dengan teknologi ASDL sangat memungkinkan terjadi komunikasi data, suara, video secara bersamaan pada jaringan kabel (line) telepon, bahkan dari sisi produk Speedy cocok bagi segmen perumahan menengah atas dan segmen korporasi skala menengah serta sekolah/kampus.

“Layanan Speedy ini memiliki kecepatan akses Downstream hingga 384 kbps dengan koneksi ke internet lebih cepat (Fasted) dibanding menggunakan mode, Analaog, bahkan juga dapat dimanfaatkan untuk Warnet untuk melayani masyarakat umum karena harganya terjangkau,” ujarnya. (dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Reporter 1

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top