Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN: BCA Finance terbitkan obligasi Rp1,8 triliun

JAKARTA-PT BCA Finance, perusahaan pembiayaan anak usaha PT Bank Central Asia Tbk, berencana untuk menerbitkan obligasi hingga Rp1,8 triliun pada awal tahun depan.
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  21:14 WIB

JAKARTA-PT BCA Finance, perusahaan pembiayaan anak usaha PT Bank Central Asia Tbk, berencana untuk menerbitkan obligasi hingga Rp1,8 triliun pada awal tahun depan.

Roni Haslim, Presiden Direktur BCA Finance, memaparkan emisi obligasi merupakan salah satu andalan perseroan dalam meraup pendanaan dengan target Rp25 triliun. “Mayoritas pendanaan berasal dari joint financing terutama dari induk usaha dan sisanya dari obligasi,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (10/12/2012).

Roni menjelaskan perseroan sebenarnya belum menetapkan target nilai emisi surat utang pada tahun depan. Namun, perseroan memiliki peluang untuk emisi senilai Rp1,8 triliun yang merupakan sisa dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I dengan total Rp3,5 triliun. Pada PUB I tahap I perseroan telah menerbitkan surat utang senilai Rp1,7 triliun.

“Kalau kondisi pasar bagus yang tercermin dari kupon yang rendah, maka akan kami serap semuanya hingga Rp1,8 triliun. Namun kalau kuponnya mahal, mungkin hanya kami serap sebagian dan sisanya akan kami biarkan hangus,” ujarnya.

Bukan hanya nilai emisi yang belum pasti, namun juga jangka waktu surat utang tersebut. Perseroan ancang-ancang menerbitkan obligasi jangka pendek dan menengah, guna menekan tingkat kupon. “Pada emisi sebelumnya jangka waktu 1—4 tahun, namun kali ini mungkin hanya 2—3 tahun apabila kupon terlalu tinggi,” ujarnya.

Perseroan juga belum menunjuk lembaga penunjang dari emisi ini, seperti underwriter. Menurut Roni ada kemungkinan underwriter dalam emisi tahap II ini berbeda dengan penerbitan sebelumnya. “Kami akan seleksi lagi underwriter dalam tahap II ini,” ujarnya.

Adapun laporan keuangan yang akan digunakan dalam emisi PUB tahap II adalah Desember 2012. Dengan demikian, perseroan memiliki kesempatan waktu emisi hingga akhir Juni 2013. (msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Donald Banjarnahor

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top