Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANDARA KUALA NAMU: Pasokan air bersih belum jelas

MEDAN: Pemkab Deli Serdang dinilai menghambat pembangunan Bandara Internasional Kuala Namu yang ditargetkan beroperasi Maret 2012 menggantikan Bandara Polonia. Ketua Komisi C DPRD Sumut Marasal Hutasoit mengatakan Pemkab Deli Serdang hingga kini
Mardianah Noerdjali
Mardianah Noerdjali - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  17:24 WIB

MEDAN: Pemkab Deli Serdang dinilai menghambat pembangunan Bandara Internasional Kuala Namu yang ditargetkan beroperasi Maret 2012 menggantikan Bandara Polonia. Ketua Komisi C DPRD Sumut Marasal Hutasoit mengatakan Pemkab Deli Serdang hingga kini belum memberikan sinyal akan menerbitkan izin pembangunan pipa saluran air ke bandara oleh PDAM Tirtanadi (BUMD Pemprov Sumut).   "Kami mendesak Pemkab Deli Serdang bekerja sama merealisasikan pembangunan Bandara Kuala Namu," ujarnya membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat dengan Tirtanadi, PT Angkasa Pura, dan Pemkab Deli Serdang, tentang Pengadaan Air Bandara Kuala Namun, Rabu 23 Mei 2012. Kesepakatan kerja sama pengadaan air untuk bandara antara PT Angkara Pura dan PT Tirtanadi sudah dilakukan sejak 27 Januari 2009.   Dirut PDAM Tirtanadi Azzam Rizal menjelaskan jika tidak ada hambatan perizinan pada September 2012, air sudah dapat didistribusikan ke reservoir Bandara. Hingga saat ini dana yang telah dikeluarkan sekitar Rp7 miliar.

"Tirtanadi siap menyediakan air bersih untuk kebutuhan Bandara Kuala Namu selama 5 tahun, yang dibagi dua tahap.     

Kepala Bagian Hukum Pemkab Deli Serdang Redwin menyatakan pihaknya berseras tidak akan memberikan izin, jika pipa tersebut berada di luar wilayah kerjasama operasi (KSO) antara Tirtanadi dan Tirtadeli (BUMD Pemkab Deli Serdang). Pemkab Deli Serdang, katanya, memiliki BUMD yang mampu memenuhi sebagian dari kebutuhan air Bandara Kuala Namu sehingga seharusnya tidak semua pasokan air berasal dari BUMD milik provinsi. (ra)

 

BACA JUGA: 

·  BP Siapkan Rp102,3 Triliun untuk Kilang Tanggung·  Investor Wait & See, S&P 500 Naik-Dow Jones Turun·  Harga  Minyak Turun Lagi ke US$91,66·  Spekulasi China Selamatkan Indeks 

READ MORE:

·  Jakarta Stocks Drop 44.94 Points In Morning Session

·  Suzuki Ertiga Orders Soars Over 12,000 Units


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top