Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KELANGKAAN BBM: Pertamina klaim ada lonjakan permintaan di Batam

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  17:29 WIB

 

BATAM: PT Pertamina Region I Wilayah Kepulauan Riau mengklaim melonjaknya permintaan bahan bakar Premium dan Solar di Batam menjadi penyebab langkanya dua bahan bakar itu sejak kemarin.
 
Sales Area Manager Retail PT Pertamina Region I Kepri I Ketut Permadi mengatakan berdasarkan laporan dari 28 SPBU yang ada di Batam menyampaikan lonjakan permintaan itu terjadi sejak beberapa minggu terakhir, sementara Pertamina tidak pernah memutus pasokan dalam kurun waktu itu.
 
"Laporan dari pihak SPBU terjadi lonjakan permintaan beberapa minggu terakhir, Jadi ini terus terang kami sedang mengecek ke lapangan karena sebenarnya tidak ada kami mengurangi pasokan, sama seperti sebelum-sebelumnya," tegasnya hari ini Senin 14 Mei 2012.
 
Menurutnya, kelangkaan bahan bakar jenis Solar dan Premiun terjadi di sejumlah SPBU sejak kemarin, Minggu 13 Mei. 
 
Kelangkaan juga tetap berlanjut hingga Senin pagi sehingga beberapa SPBU, beberapa diantaranya SPBU KDA dan SPBU Batam Center mengalami antrian panjang dan menyebabkan kemacetan.
 
Ia menuturkan, sejak pagi ini Tim Pertamina sedang mengecek kondisi kelangkaan ini untuk dapat mengidentifikasi penyebab kelangkaan.
 
"Laporan beberapa minggu terakhir ini permintaan diatas normal, satu hari dipasok langsung habis. Untuk hari ini, sudah kami lihat, kami minta depot agar suplai solar dipercepat," tambahnya.
 
Solus lain, ia mengatakan saat ini Pertamina tidak memiliki opsi lagi untuk menambah jumlah pasokan dari biasanya. Setiap bulan pertamina hanya bisa memasok jumlah yang sama sejak awal tahun yakni 5400 kiloliter untuk setiap bulan.
 
Penambahan pasokan tidak bisa dilakukan karena Pertamina harus menyesuaikan kuota BBM tahun 2012 mencukupi hingga akhir tahun.
 
Namun, untuk membantu pengawasan pembelian BBM yang diduga ada penyimpangan, Pertamina meminta pihak kepolisian membantu pengawasan di SPBU.
 
"Kami minta bantuan pihak aparat, kalau ada melihat penyimpangan," ujarnya.(sut)
 
 
 
 

 

BACA JUGA:

>> Indonesian shares fall 0.47% in midday break session

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Chandra Gunawan

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top